9 kepala sekolah di Kaureh sampaikan 8 point aspirasi ke Bupati Jayapura, Apa saja

oleh -34 views

 

Kilaspapua, Sentani- 9 kepala sekolah di Distrik Kaureh menyampaikan 8 aspirasinya kepada Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE, M.Si disela-sela kunjungan ke Kaureh, Rabu (17/11/2021).

Salah satu perwakilan dari 9 Kepala Sekolah SD Mambruk, Siliwanus Runabari, SE, M.Pd menjelaskan, adapun 8 aspirasi itu tertuang dalam program ANBK yang kami laksanakan saat ini, cukup berat, biaya sangat besar, resiko keselamatan siswa dan guru antar pulang-pergi dengan kondisi jalan, cuaca, kendaraan yang sangat beresiko sehingga itu kami beberkan dalam beberapa hal seperti, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyediakan fasilitas, laptop, computer, internet, wi-fi di masing-masing sekolah, Menyedikan dana bantuan Operasional Sekolah selain BOS Reguler dari dana Otonomi Khusus ke semua sekolah i Kabupaten Jayapura terutama sekolah-sekolah di daerah pembangunan IV (Empat),

2. Status Sekolah SD Persiapan, berapa lama dalam status Persiapan dan kapan waktunya di Negerikan? Atau terus dengan status persiapan? (SD Persiapan Rajawali, SD. Persiapan Nuri, SD Persiapan Mambruk)

3. Nota dinas kepada kepala sekolah dan nota Dinas kepada Guru, itu kira-kira berapa lama diusulkan di terbitkan SK Devinitif?.

4. Gedung SMPNI Kaureh yang di bangun tahun 80 an kapan di bangun baru yang permanen, menggantikan gedung semi permanen tahun 1980an?

5 Gedung SMP yang dibangun di Rajawali Estate PT.SKIP Sinar Mas II kaure kapan dibuka untuk menerima siswa baru dari dua SD Pendukung yaitu SD Persiapan Rajawali dan SD Persiapan Mambruk dengan alasan kondisi jarak dan jalan yang kurang baik.

6. SD Sisik sampai saat ini belum Operasional dan gedung dan meja bangku sudah di pakai masyarakat Wamiro.

7. SD YPK Youlim Sari di Wamho yang tidak lama lagi dibawah banjir kali Wamho untuk dipindahkan ke lokasi baru yang dikoordinasikan ke YPK di tanah Papua

8. Guru Honor atau Kontrak yang dari wilayah Kaureh yang berkasnya telah dimasukan ke bidang mutu atau SDM dan dilanjutkan ke BKD Kabupaten Jayapura supaya diperhatikan untuk di angkat sebagai ASN atau P3K tahun 2022, ” ucapnya.
Ia mengungkapkan, mengapresiasi yang tinggi kepada Bapak Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw yang telah menerima pihaknya dengan baik untuk merespon persoalan tersebut.

“Tentunya kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati yang merespon keluhan kami dengan baik, karena poin-poin inilah yang selama ini kami keluhkan,” ungkapnya.

Ia berharap, keluhan pihaknya itu bisa diproses secara baik, agar apa yang menjadi keluhan pihaknya itu bisa dapat terwujud. Karena menurutnya apa yang telah diupayakan pihaknya itu tujuannya untuk menjawab masa depan pendidikan di Distrik Kaureh,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ronald Yaruserai menyatakan, dari delapan poin ini, tujuh diantaranya yang menjadi fokus pihaknya, karena satu poinnya yakni terkait jaringan itu ditujukan kepada Dinas Kominfo.

“Tujuh point ini akan kami upayakan untuk bisa diproses secara baik. Karena beberapa poin ini sudah disampaikan langsung kepada Bapak Bupati, sehingga yang jelas prosesnya kami akan usahakan secepat mungkin, yang mana dalam waktu dekat kami akan diskusikan persoalan ini,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengaku memberikan apresiasi kepada sejumlah kepala sekolah yang telah berinisiatif menyampaikan keluhannya. Karena menurutnya dunia pendidikan sangat penting.

“Tanpa pendidikan atau guru-guru kami tidak bisa mengerti segala sesuatu seperti saat ini. Oleh karena itu dunia pendidikan ini sangat penting, sehingga apa yang telah mereka sampaikan ini akan kami jawab melalui dinas terkait,” ungkapnya.

Dirinya berharap, para guru di Kaureh bisa terus dukung dalam doa, supaya prosesnya dapat berjalan dengan baik hingga memberikan hasil yang baik sesuai harapan,” tutupnya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *