Pemuda Batak Simalungun Terbentuk di Papua

oleh -789 views

Kilaspapua, Jayapura- Pengurus pemuda pemudi Batak Simalungun (HIPSI) Papua terbentuk di Papua periode 2023-2026. Dengan terbentuknya HIPSI akan memperkenalkan adat dan budaya Simalungun di tanah Papua.

Triko Mariandi Purba terpilih menahkodai HIPSI pertama. Dimana pelantikan dipimpin langsung Ketua Sauhur Simalungun Jayapura, Arwin Purba, Minggu (21/5/2023).

“HIPSI ini dibentuk atas dasar keinginan anak-anak muda Simalungun. Tentunya kami selagi orang tua akan mendukungnya, apalagi mereka ingin melalui wadah HIPSI bisa memperkenalkan adat dan budaya Simalungun di tanah Papua,” ungkap Arwin Purba pada saat melantik HIPSI.

Aswin menambahkan HIPSI adalah organisasi dibawah naungan Sauhur Simalungun. Sehingga setiap program kerja yang dibuat HIPSI akan didukung oleh Sauhur Simalungun, selagi bersifat bermanfaat bagi organisasi.

“Pesan kami selaku orang tua, tentu berharap HIPSI bisa memperkenalkan adat dan budaya Simalungun di Papua, serta memiliki sifat gotong royong,” ujarnya.

Ketua HIPSI Papua Triko Mariandi Purba dibentuk melalui diskusi kecil yang dilakukan anak-anak muda Batak Simalungun. Melalui wadah ini pihaknya siap memperkenalkan adat dan budaya Simalungun di Tanah Papua.

“Organisasi ini adalah wadah untuk kami bisa mempertahankan adat dan budaya kami di perantauan. Selain itu juga menjadi wadah bagi teman-teman yang lahir di tanah Papua, untuk bisa mengenal budayanya walau jauh dari tanah kelahiran orang tua dan yang terpenting kita tak melupakan bahasa ibu,” pungkasnya.

Triko juga menegaskan kedepan pihaknya juga akan membuka diri, untuk membangun komunikasi dengan organisasi kepemudaan yang ada di Kota Jayapura, Papua.

“Khususnya di Kota Jayapura inikan warga yang tinggal multi etnik. Tentu kami akan mendekatkan diri untuk berkalaborasi dalam mengenalkan adat dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa ini,” lugasnya.

Penasehat Sauhur Simalungun, Kenan Sipayung meminta kepada pengurus HIPSI agar mempertahankan organisasi yang telah lama dirindukan kehadirannya di tanah Papua ini.

“Membuat organisasi itu mudah, namun mempertahankannya sangat susah. Apalagi bisa menjalankan program kerja serta bermanfaat untuk masyarakat luas,” katanya.

Kenan mengatakan, dengan berdirinya HIPSI ini diharapkan mampu mengibarkan panji-panji budaya Simalungun dan mengangkat derajat suku Simalungun di tanah Papua.

“Melalui gerakan-gerakan yang produktif, inovatif juga kreatif dan dijalankan sesuai dengan orientasi HIPSI yang bergerak di bidang pengkaderan dan kebudayaan. Semoga HIPSI ini juga dapat berkontribusi dalam pembangunan seni budaya khususnya di Kota Jayapura,” tuturnya.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *