Tingkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua, Masyarakat Adat Mee Pago dukung Pemekaran DOB

oleh -67 views
Ketua LMA Mee Pago, Germanus Goo (Foto. Istimewa)

Kilaspapua, Jayapura- Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Mee Pago menyatakan sikap mendukung Pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) guna peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua.

Demikian pernyataan ini disampaikan oleh Ketua LMA Mee Pago, Germanus Goo di Nabire, Senin (26/4/2022) menyikapi persoalan pemekaran DOB di Bumi Cenderawasih. “Kami dukung DOB,” tegasnya dalam release yang diterima Redaksi KILASPAPUA.COM, Rabu (27/4/2022).

Walaupun mendukung, Ia berpesan agar pemekaran DOB harus sejalan dengan visi dan misi pembangunan yang digaungkan, dimana para kepala daerah atau bupati dan Walikota setidaknya lebih dekat dengan masyarakat sehingga bisa memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan.

“Misalnya, masih ada jalan dan jembatan yang perlu dibangun, gedung sekolah dan sarana kesehatan,” katanya mencontohkan.

Soal adanya penolakan DOB, Ia mengatakan, itu merupakan hal yang lumrah dalam negara demokrasi, sehingga setiap orang berhak mengemukakan aspirasi atau pendapat dan tak perlu dipandang sebagai hal yang tidak sejalan.

“Bisa saja, kami juga ingin sampaikan sejumlah kekurangan karena pemekaran atau DOB butuh banyak saran dan masukan, sehingga apa yang akan dijalankan bisa maksimal,” ujarnya.

“Kami juga mendukung pembangunan di Kabupaten Dogiyai dan pemekaran wilayah. Selain itu, kami ingin dorong agar ada Kantor Polres Dogiyai segera dibangun serta kesiapan SDM-nya untuk mendukung dan menjaga keamanan di Monamani,” tambahnya.

Anadatus Goo, salah satu tokoh pemuda juga  mendukung pemekaran DOB dan meminta pihak keamanan untuk memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal di Moenamni.

, “Karena alkohol atau minuman keras telah  merusak generasi muda saat mabuk dapat bertindak kriminal,” pintanya.

Sekedar diketahui, beberapa waktu lalu, DPR RI telah menyetujui pemekaran DOB di Provinsi Papua dengan memekarkan menjadi 3 Provinsi yakni, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Pegunungan Tengah dan Provinsi Papua Selatan.(Adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *