Kilaspapua, Jayapura – Pipa Kojabu yang berdiameter 500 mm yang berada di Kampwolker tepatnya disebelah kiri lereng gunung ditemukan patah kembali dini hari tadi pukul 01.00 wit. Hal itu menyebabkan pelayanan air bersih di 3 wilayah terhenti sementara.
Direktur PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna mengatakan, Penyebabnya dikarenakan pipa 500 mm terkena batuan besar saat terjadi longsoran. Kerusakan pipa jalur Kojabu diketahui pukul 01.00 wit dini hari dimana pada waktu distribusi air yang bersumber dari Kojabu tidak masuk ke reservoir Skyline. Dari kondisi itu, pagi harinya sekitar pukul 07.00 wit tim teknis melakukan penelusuran dan ternyata pipa jalur Kojabu berdiameter 500 mm patah akibat tertimpa batuan saat terjadi longsoran dari lereng bukit.
“ Pipa Kojabu merupakan pipa yang paling besar yang dimiliki PT. Air Minum Jayapura dengan membentang sekitar wilayah Kampwolker hingga Pasir dua. Pelayanan Kojabu ini termasuk yang sangat vital sebab menjangkau wilayah pelayanan Jayapura Utara,(Japut) , Jayapura Selatan,(Japsel) dan sekitar Abepura ,” katanya, Rabu (22/7/2026).
Untuk ketiganya wilayah tersebut, sambung Entis, pihaknya telah membagi waktu operasionalnya dimana wilayah Japut waktu operasional pada hari senin, kamis dan sabtu. Sedangkan 4 hari yakni, pada selasa, rabu, jumat dan minggu waktu operasional Abepura dan Jayapura Selatan.
Mewakili manajemen PT. Air Minum Jayapura sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi dan berharap hal ini bisa cepat kita tuntaskan.
“ Tadi pagi hingga sore ini tim telah teknis berada di lokasi untuk memastikan hal-hal apa saja yang harus dilakukan dalam penanganan terutama dalam melakukan perbaikan, pengelasan pipa yang patah yang ada dijalur sekitar Kampwolker tersebut
Saya juga sudah berkomunikasi dengan pemilik eksavaktor agar besok pagi melakukan mobilisasi ke lokasi mengingat perbaikan tidak bisa dilakukan manual dengan kondisi longsoran batuan yang cukup besar ,”ucapnya.
Soal perbaikan, Entis menyebutkan, Pipa 500 mm akan dikeruk dulu kemudian dilakukan pengelasan oleh tim teknis pusat. Mudah-mudahan ini bisa secepatnya tuntas dengan target tidak sampai dari waktu 2 x 24 jam.
“ Sekali lagi kepada pelanggan di 3 wilayah pelayanan terdampak kerusakan pipa tersebut saya menyampaikan permohonan maaf. Harapannya, besok malam sudah bisa normal kembali ,” sebutnya.(Redaksi)



