Yanni Apresiasi Bawaslu Papua, Dorong Pengawasan Partisipatif

oleh -97 Dilihat
oleh

Kilaspapua, Jayapura – Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, mengapresiasi audiensi Bawaslu Provinsi Papua dengan jajaran pengurus DPD Gerindra Papua yang dipimpin Ketua Harian Giovano Pattipawae. Meski tidak hadir dalam audiensi tersebut, Yanni menyampaikan salam hormat kepada jajaran Bawaslu.

“Inisiatif Bawaslu mendatangi partai politik penting untuk membangun hubungan kelembagaan yang profesional sekaligus memperkuat pengawasan pemilu. Kami sangat mengapresiasi,” kata Yanni di Jayapura, Jumat (23/10/2026).

Yanni menilai langkah Bawaslu membangun komunikasi dengan partai politik mencerminkan kematangan berdemokrasi. Perbedaan kepentingan politik harus dikelola melalui dialog dan kepatuhan terhadap aturan.

Hubungan yang terbuka antara pengawas pemilu dan partai politik penting untuk menjaga kepercayaan publik tanpa mengurangi independensi masing-masing pihak. Ia juga mengapresiasi upaya Bawaslu menindaklanjuti aduan masyarakat secara cepat.

Respons yang sigap, disertai pemeriksaan bukti dan prosedur yang tepat, diperlukan agar setiap laporan memperoleh kepastian penanganan.

Menurut Yanni, tugas sebagai pengawas pemilu tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di tengah berbagai keterbatasan.

“Namun, Bawaslu tetap dituntut menjalankan perannya sebagai wasit yang independen dan profesional, serta tidak tunduk pada tekanan kepentingan politik,” katanya.

Terkait pengawasan pemilu, Yanni mendorong transformasi pengawasan partisipatif melalui pendekatan crowdsourcing oversight, yakni membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

“Laporan warga harus ditindaklanjuti melalui verifikasi yang cermat, mekanisme yang jelas, dan perlindungan terhadap pelapor,” katanya.

Menurut Yanni, pengawasan yang kuat harus berjalan seiring dengan penegakan aturan yang berkeadilan. Setiap dugaan pelanggaran harus diproses berdasarkan bukti dan hukum, tanpa membedakan kekuatan politik maupun kedudukan pelakunya.

Ke depan, untuk peningkatan kualitas demokrasi, Yanni juga menekankan pentingnya pencegahan. Bawaslu perlu memperluas edukasi kepada masyarakat dan membangun mekanisme pengawasan yang cepat merespons laporan.

“Partisipasi warga harus menghasilkan tindak lanjut yang nyata agar kepercayaan publik terhadap pemilu tetap terjaga,” katanya.

Ia menilai Bawaslu memiliki peran penting dalam memastikan rakyat Papua dapat memilih pemimpin secara bebas dan bertanggung jawab. Integritas pengawasan menentukan apakah suara masyarakat benar-benar dihormati dalam proses demokrasi.

Yanni selanjutnya menyampaikan salam, “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu!” Ia berharap komunikasi antara Gerindra dan Bawaslu terus terjalin dengan menghormati independensi serta kewenangan masing-masing lembaga.

Yanni juga berencana melakukan kunjungan balasan untuk memperkuat komunikasi antara partai politik dan lembaga pengawas pemilu.

Demokrasi yang matang membutuhkan pengawas yang berani bertindak, aturan yang ditegakkan secara konsisten, dan masyarakat yang terlibat aktif.

“Kepercayaan rakyat tumbuh ketika setiap laporan ditangani secara profesional dan tidak ada pihak yang kebal terhadap hukum. Dan Bawaslu Papua sejauh ini terbukti mampu menegakkan aturan dengan baik,” demikian Yanni.(Rilis)