Kilaspapua, Sentani- Sekelompok berjumlah 10 orang masyarakat yang berupaya menggelar aksi demo didepan kantor bupati Jayapura tadi pagi pada selasa tanggal 7 April 2026 dibubarkan pihak kepolisian dari Polres Jayapura.
“ Tadi pagi ada beberapa yang mencoba mendekati kantor bupati Jayapura. Mereka dihimbau melalui komunikasi yang baik untuk segera balik serta mengamankan beberapa spanduk ,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).
Kapolres menegaskan, mereka sudah dibubarkan. “ Ada kelompok kecil yang mendekati. Hal seperti ini telah dihimbau agar membubarkan diri ,” tegasnya.
Sebelumnya, Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil, menyebutkan, kelompok yang mengatasnamakan “Forum Independen Mahasiswa – West Papua” bukan merupakan organisasi resmi serta tidak memiliki kejelasan status maupun legalitas.
Kapolres mengungkapkan, kepolisian tidak menemukan data maupun registrasi yang sah terkait keberadaan forum tersebut, baik dalam struktur organisasi kemahasiswaan maupun lembaga resmi lainnya di wilayah hukum Polres Jayapura.
“Forum yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Independen Mahasiswa – West Papua tersebut tidak terdaftar secara resmi dan tidak memiliki kejelasan struktur maupun legalitas. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh aktivitas atau pernyataan yang mengatasnamakan kelompok tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa setiap organisasi yang beraksi di wilayah Kabupaten Jayapura seharusnya memiliki dasar hukum yang jelas, termasuk kepengurusan yang sah serta tujuan yang transparan, guna menghindari potensi penyalahgunaan nama kelompok untuk kepentingan tertentu.
Selain itu, Kapolres juga menyampaikan arahan langsung dari Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin, S.H., M.Si., yang menegaskan kepada seluruh jajaran dan masyarakat di Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif maupun informasi yang bersifat provokatif.
Kapolda Papua menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta mengimbau agar setiap informasi yang beredar dapat disaring dengan bijak dan tidak langsung dipercaya tanpa kejelasan sumber.
Kapolres Jayapura turut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif serta menyalurkan aspirasi melalui jalur yang resmi, terbuka, dan bertanggung jawab.
“Kami mengharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.
Polres Jayapura Turunkan 208 Personil Pengamanan
Kapolres membeberkan, petugas pengamanan aksi demo hari ini berjumlah 208 personil. Mereka sudah ditempatkan dimana-mana.
“ Mereka ditempatkan mulai dari Hawai, Netar hingga depan kantor bupati Jayapura. Pengamanan sudah ditempatkan dimasing-masing titik yang diduga tempat berkumpulnya orang-orang yang ingin membuat keresahan di masyarakat ,” bebernya.(Redaksi)



