Kasdam Cenderawasih Pimpin Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD di Rindam

oleh -38 views
Kasdam XVII/Cenderawasih bersama isteri didampingi orangtua prajurit tamtama berprestasi photo bersama di penutupan Pendidikan pertama Tamtama Infanteri TNI AD gelombang III TA. 2025 (Ov) TA 2026.

Kilaspapua, Sentani – Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Thevi A Zebua, S.E., M.M memimpin upacara penutupan Pendidikan pertama Tamtama Infanteri TNI AD gelombang III TA. 2025 (Ov) TA 2026 di lapangan  Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih ,  Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Darat,(Kasad), yang dibacakan, Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Thevi A Zebua, S.E., M.M mengatakan, 21.885 mantan siswa yang lulus dan kini resmi dilantik menjadi prajurit Angkatan darat berpangkat prajurit dua atau Prada.

Kasdam mengungkapkan, pencapaian ini harus disyukuri sebagai buah dari kegigihan dan kerja keras pribadi serta dukungan dan doa restu para orangtua.

Pendidikan intensif yang dilaksanakan selama 2 bulan dengan segala bentuk pembinaan fisik dan mental, menempang kalian menjadi sosok prajurit Angkatan darat yang Tangguh, professional serta berkarakter sapta marga, sumpah prajurit dan 8 wajib TNI ,” ungkap Kasdam.

Kasdam menyebutkan,pendidikan yang dilaksanakan merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang secara sistematis langsung oleh Presiden RI.

“ Kini kemudian ditindaklanjuti oleh lembaga Pendidikan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan kebijakan pengembangan satuan-satuan baru diseluruh Indonesia ,” sebutnya.

Dihadapkan pada tantangan, sambung Kasdam dan kompleksitas tugas yang semakin dinamis, kelahiran generasi prajurit muda akan mendukung tugas utama operasi pertempuran serta menjadi penggerak inovasi pemberdayaan proteksi masyarakat.

“Kehadiran kalian menjadi inti penguatan batalion territorial pembangunan telah terbukti efektif dalam mendukung percepatan pemulihan penanggulangan bencana alam yang terjadi diberbagai wilayah Indonesia ,” ujarnya.

Oleh karena itu, jadikan ilmu pengetahuan kemampuan teknik dan taktik militer yang diperoleh menjadi modal dasar yang sangat berguna dalam rangka pengembangan jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara professional.

Sebagai pedoman dalam mengawali perjalanan pengabdian, setelah resmi menjadi bagian dari kekuatan TNI AD berikut beberapa pesan yang disampaikan, hadapi segala tantangan tugas dan manfaatkan setiap kesempatan sebagai sarana untuk belajar, berlatih dan terus berkembang, selalu asah ketajaman naluri militer untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, olah segala potensi diri  serta focus menatap masa depan yang penuh harapan.

Kemudian,  bulatkan kemampuan untuk terus berkarya nyata bagi satuan, masyarakat dan negara dimanapun kalian berada, pahami bahwa setiap tantangan dan hambatan yang dihadapi adalah bagian dari proses panjang, pembentukan karakter dan ketangguhan mental sebagai seorang prajurit sejati ,” ucapnya.(Redaksi)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *