Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura Jelaskan Pencapaian Ditahun 2025,  Pelanggan Belum Bayar Rekening Air Cukup Besar

oleh -1,198 views
Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA

Kilaspapua, Jayapura  – Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, MM, Ak, CA mempublikasikan laporan evaluasi pencapaian PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani perbulan November ditahun 2025

Menurut Entis, dari sisi ketaatan pelanggan membayar rekening air. Ia mengaku memang belum optimal. Hal itu bisa dilihat dari jumlah pelanggan sebanyak 4.534 pelanggan namun yang membayar rata-rata setiap bulan hanya sekitar 46 %.

“ Jadi masih ada sekitar 54 % pelanggan yang belum membayar rekening air setiap bulannya ,” kata Entis diruang kerjanya, Rabu (17/12/2025).

Sedangkan dari sisi pendapatan, Entis mengungkapkan, pendapatan didapatkan dari jumlah tagihan rekening air di pelanggan. Hingga dibulan november 2025 ini rata-rata setiap bulan dari januari hingga desember itu mencapai diangka Rp 5,7 Milliar. Inilah tagihan yang kita tagihkan kepada pelanggan.

Masalahnya, sambung Entis, jumlah yang membayar dari Rp 5,7 Milliar hanya 64 % atau Rp 3,7 Milliar.

“ Ini memang cukup memberatkan bagi kami dengan biayai pegawai yang cukup tinggi ditambah lagi operasional pembiayaian yang semakin meningkat dan upaya memperluas cakupan pelayanan. Hingga kini, ini masih menjadi kendala kami dalam operasional perusahaan ,” ujarnya.

Solusinya, Penghematan

Entis menjelaskan, menyikapi itu, direksi melakukan solusi penghematan seperti, penghematan pembelian ATK, penghematan penggunaan pipa maupun aksesoris pada saat terjadi kerusakan, memberdayakan SDM internal untuk pemeliharaan sumber air berupa reservoir dan pipa.

“ Cara itu, kini kami terapkan agar bisa mengoptimalkan dana yang terbatas ,” jelasnya.

Untuk sisi target sambungan rumah baru, Entis menjelaskan, hingga dibulan november 2025 ini tercatat pelanggan kita berjumlah 1.369 dengan rincian di Muara Tami 1.012 sambungan ( memenuhi target) di Sentani 24 sambungan, di Waena 18 sambungan, di Abepura 92 sambungan, Jayapura Utara 61 sambungan dan Jayapura Selatan 162 sambungan.

“ Memang target kami sejak awal turun menjadi 1.300, disebabkan adanya pelanggan di Muara Tami yang sudah tidak terpasang sambungan ,”jelasnya.

Catatan Komisaris

Entis mengatakan, mengarahkan kepada kami agar lebih intensif dalam proses penagihan baik melalui pendekatan masyarakat maupun menggunakan media lain yang bisa mengugah kesadaran membayar rekening air.

Selain itu, Entis menjelaskan, berupaya peningkatan cabang-cabang untuk bisa melakukan kegiatan penertiban. Tujuannya, pelanggan yang menunggak kiranya bisa ditertibkan.

Hal lain, Entis menyebutkan,  komisaris menyinggung pendapatan potensial yang ada saat ini, baik dari layanan rekening air bersih maupun AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) supaya bisa dioptimalkan  ,” sebutnya.(Redaksi)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *