Kilaspapua, Sentani- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengharapkan setelah dibuka, RM. Cenderawasih kedepannya harus jalan untuk dijadikan sebagai contoh bagi anak-anak muda Papua khususnya yang berkecimpung di ekonomi kreatif.
“ Ini bisa memberi semangat untuk kepada teman-teman muda yang bicara tentang ekonomi kreatif seperti contoh, menjual bahan baku berupa ikan dan sayur ke RM. Cenderawasih, ibaratnya saling berkolaborasi,” kata Bupati Jayapura kepada wartawan setelah mengunjungi RM. Cenderawasih, Rabu (1/6/2022).
Soal kontribusi PAD, Bupati mengungkapkan, disesuaikan dengan peraturan daerah dengan mempertimbangkan perlakuan-perlakuan khusus bagi pengusaha lokal yang baru mulai berbisnis rumah makan,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemilik RM. Cenderawasih, Reni Yoku Suebu mengungkapkan, Rumah makan ini berdiri dari tahun 2011. Setelah dibuka langsung menjual makanan khas Papua seperti, Papeda dan Ikan bakar tetapi terbentur tenaga kerja sehingga sementara ditutup.
“ Kali ini saya datangkan orang Manado, asli dari Manado sehingga dibuka kembali saat ini,” ungkapnya.
Untuk jenis menu makanan yang tersedia, Ia menjelaskan, RW, Babi kecap, bubur manado dengan harga bervarisi dan terjangkau dimulai Rp 50.000 perporsi. Lainhal bagi makanan khas beda lagi harganya seperti, ikan Hebehele, Papeda, Ikan gabus ekor kuning, nila dan keladi dan bunga pepaya,” jelasnya.(Redaksi)



