Sukseskan KMAN, Panitia KMAN Gelar Pertemuan Dengan Ondofolo Kabupaten Jayapura 

oleh -450 views
oleh
Lokasi pertemuan Panitia KMAN dengan tokoh-tokoh adat.(Foto. Tinus)

Kilaspapua, Sentani- Panitia pelaksana Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke-6 mengadakan pertemuan dengan Ondofolo-Ondofolo (Tokoh Adat) yang ada di kabupaten Jayapura, dalam rangka menyukseskan KMAN, yang berlangsung di salah satu rumah Adat di kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (6/8/2022).

Ketua Umum Panitia Pelaksana KMAN, Mathius Awoitauw mengatakan, pertemuan ini sebagai bentuk sosialisasi KMAN kepada seluruh pimpinan masyarakat Adat, yang kemudian akan meneruskan informasi ini ke kampung masing-masing.

“Para Ondofolo ini mereka merupakan pimpinan masyarakat adat di kampungnya, sehingga kami sampaikan informasi KMAN ini kepada mereka, agar mereka bisa sampaikan informasi ini kepada masyarakatnya,” ucap Mathius Awoitauw.

Katanya, melalui pertemuan ini setiap kampung sudah mulai memainkan perannya jelang KMAN.

“Kampung-kampung Adat bisa lebih siap untuk menyambut KMAN, oleh karena itu kami harap melalui pertemuan ini, para Ondofolo bersama masyarakatnya bisa melakukan pertemuan lagi di kampung masing-masing untuk membahas bagaimana melakukan persiapan yang baik sebelum KMAN berlangsung,” paparnya.

Menurutnya, perayaan KMAN merupakan pesta yang istimewa bagi Tokoh Adat dan masyarakatnya, oleh karena itu, diharapkan Tokoh Adat dalam hal ini para Ondofolo di setiap kampung, bisa lebih proaktif untuk mengambil langkah-langkah yang baik dalam menyukseskan KMAN.

Sementara itu, Ondofolo kampung Sereh, Yanto Eluay mengatakan, pihaknya sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia KMAN yang telah berinisiatif melakukan pertemuan dengan pihaknya.

“KMAN ini adalah pertanyaan kami, sehingga kami punya tanggung jawab yang besar untuk menyukseskannya. Oleh karena itu, kami sangat mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia KMAN yang telah mengajak kami untuk terlibat penuh dalam menyediakan KMAN,” ujar Yanto Eluay.

Lanjutnya, sejauh ini sebagian besar masyarakat adat di kampung belum memahami secara baik maksud dan tujuan dari kegiatan KMAN, sehingga melalui pertemuan ini pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait KMAN di kampung.

“Melalui pertemuan ini kami sudah memahami apa maksud dan tujuan dari KMAN, sehingga informasi yang kami dapat akan kami sampaikan lagi kepada masyarakat kami di kampung, agar masyarakat di kampung bisa memahami dengan baik, dan dengan begitu masyarakat juga bisa lebih melakukan persiapan yang baik untuk menyambut KMAN,” paparnya.(Tinus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *