Nelson Yosua Ondi jabat Ketua Hipmi Kabupaten Jayapura, Ini pesan Bupati Jayapura

oleh -945 views
oleh
Prosesi pelantikan Nelson Yosua Ondi sebagai Ketua Hipmi Kabupaten Jayapura oleh Ketua BPD Hipmi Papua disalah satu hotel di Kota Sentani, Jumat malam kemarin.

Kilaspapua, Sentani- Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Jayapura resmi dinahkodai oleh Nelson Yosua Ondi setelah dalam Musyawarah Cabang HIPMI Kabupaten Jayapura Ke-3 periode 2022-2025, setelah resmi dilantik Ketua Umum BPD HIPMI Papua, Atto Sampe Buntu disalah satu hotel di Kota Sentani, Jumat (13/5/2022).

Ketua Badan Pengurus Daerah HIPMI Papua, Atto Sampe Buntu berharap Ketua DPC HIPMI Kabupaten Jayapura Nelson Ondi bisa mengemban tanggung jawab sebagai leadership bagi calon pengusaha atau pengusaha muda lainnya untuk bersama-sama membangun kualitas diri sehingga menjadi pengusaha yang sukses.

“Tugas tanggung jawab Ketua HIPMI itu berat, yaitu menciptakan enterpreneur-enterpreneur yang ingin menjadi pengusaha, setelah menjadi pengusaha tentu ingin terus menjadi pengusaha yang sukses. Dan beliau tidak boleh pelit ilmu terkait pencapaian beliau sampai saat ini,” katanya.

Dikatakan, sebagai leadership, seorang Ketua HIPMI harus bisa membagi wawasan dan membagi pengetahuan kepada pengusaha muda lainnya terkait enterpreneur karena itulah yang membuat pengusaha ke depan semakin sukses dan bisa menciptakan PAD di daerahnya sendiri.

“Kami di HIPMI tidak selalu berharap pekerjaan dari pemerintah, karena kami juga bergerak di sektor riil sehingga kami memiliki kemampuan untuk memberikan PAD. Bahkan di masa pandemi yang lalu kami masih bisa menyumbang PAD terbesar kepada pemerintah,” ungkap Atto menambahkan.

Sementara itu Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si menyebutkan jika tantangan untuk pengurus DPC HIPMI Kabupaten Jayapura yang baru ini cukup banyak dengan berbagai dinamika, baik daerah maupun secara nasional setelah pandemi yang merubah banyak hal. Jadi kreatifitas dan inovasi bisa dilakukan kalau dibangun kolaborasi dan kerjasama dengan berbagai pihak.

“Jadi itu yang bisa bertahan di masa-masa yang akan datang, masa pandemi banyak mengajarkan kita untuk hal itu, di saat perekonomian lumpuh kita belajar dari situ bagaimana membangun kolaborasi, bagaimana lebih kreatif lagi dan teknologi informasi bisa menolong kita untuk terus maju,” kata Bupati Mathius.

Lebih lanjut dikatakan, setiap pengusaha muda ini harus memiliki sesuatu yang jelas sebelum memulai bisnis terutama di era digital, sehingga benar-benar harus diorganisir.

“Mungkin perlu ada pembinaan, perlu ada pelatihan karena ini anak-anak muda. Bisa dengan mengundang pengusaha-pengusaha sukses dan visioner, mereka bisa berbagi untuk membangun pemahaman, membangun pengetahuan. Karena ini pengusaha muda, semangatnya sudah ada tinggal hanya dipoles bagaimana karakter berbisnis dalam suasana seperti ini,” tegas Bupati.

Namun, Orang nomor satu di Kabupaten Jayapura ini tidak menapik jika pengusaha muda juga diberi kesempatan mengerjakan proyek pemerintah, sepanjang bisa mempertanggung jawabkan kepercayaan tersebut.

“Yah pemerintah bisa kasi pekerjaan supaya dengan pekerjaan itu mereka pengusaha muda ini bisa meningkatkan kapasitas mereka, tapi harus dijaga karena kepercayaan itu penting. Apapun, kepercayaan nomor satu,” tegas Bupati Jayapura 2 periode ini.

Sebelumnya, Ketua HIPMI Kabupaten Jayapura, Nelson Yosua Ondi menegaskan akan lebih banyak memanfaatkan perkembangan kemajuan teknologi industri 4.0 dan society 5.0 sehingga akan banyak melibatkan kaum milenial dalam upaya menciptakan enterpreneur muda di Kabupaten Jayapura untuk bisa memanfaatkan kemajuan TI menjadi sebuah peluang bisnis dalam era digitalisasi saat ini,” ungkapnya. (RZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *