Kilaspapua, Jayapura – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Papua menggelar Rapat Pleno Pengurus, Berlangsung di Prima Garden Abepura, Kota Jayapura, Rabu (8/7/26) malam. Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota penggurus DPW SWI Papua dengan agenda perubahan struktural kepengurusan sekaligus konsolidasi organisasi.
Dalam forum tersebut, Ketua SWI Papua. Arief Nugroho, SE secara resmi mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi dan selanjutnya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Ketua terpilih Eveerth Joumilena, S.IP., M.I.Kom.
Ketua Demisioner Arif Nugroho mengatakan, kepemimpinannya telah selesai dan menyerahkan semua kepada pengurus yang baru dan kita tetap solid jalan bersama membesarkan Sekber Wartawan Indonesia di Tanah Papua.
“Apresiasi dan terimakasih saya sampaikan kepada seluruh rekan-rekan yang selama beberapa tahun terakhir telah sama-sama berjuang membangun SWI di Tanah Papua. Semoga SWI kepemimpinan baru semakin solid dan lebih maju lagi,” ujar Arif Nugroho.
Sementara, Ketua DPW SWI Papua, Eveerth Joumilena menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Atas kepercayaan ini, saya berkomitmen akan menjalankan amanah organisasi sesuai AD/ART untuk selanjutkan akan merancang program kerja untuk kepengurusan di tingkat provinsi, mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.
Dikatakan, bahwa Sekber Wartawan Indonesia untuk wilayah Papua adalah organisasi yang baru berjalan beberapa tahun hingga hasil dua kepemimpinan, sehingga kita akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi secara baik kepada rekan – rekan media yang nantinya bergabung bersama.
“Sebagaimana dalam anggaran dasar SWI Indonesia, lebih khusus misinya adalah menghimpun wartawan dalam semangat kebersamaan serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dan menjaga etika dan martabat profesi.
“Serta memperjuangkan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan, selain mengembangkan kehidupan pers yang bebas, bertanggung jawab dan beradab dan mewujudkan wartawan anggota perkumpulan yang profesional dam menegakan Pers sebagai pilar keempat demokrasi dan mengembangkan komunikasi positif antara pers, masyarakat, dan pemerintah,” jelasnya.
Dirinya berharap, semua rekan media atau wartawan yang bergabung dalam SWI Papua, kita bersama – sama membesarkan organisasi ini dan belajar untuk kemajuan Pers di Tanah Papua, wadah ini tempat kita wartawan berhimpuun dan belajar bersama.
“Semoga kita semua tetap jalan bersama membesarkan SWI Papua, termasuk mengembangkan organisasi sesuai tugas dan fungsinya demi kemajuan pers di Papua, tentunya berdasarkan pada undang – undang No 40 tahun 1999 tentang Pers dan Undang Undang Dasar 1945 serta Pancasila sebagai dasar kita melangkah,” tandasnya.(Rilis)



