KKB Menggila, 12 Warga Sipil Ditembaki   

oleh -548 views
oleh
Proses evakuasi jenazah warga sipil yang tewas akibat ditembaki KKB di Kampung Nogolait.(Foto. Humas Polda Papua)

Kilaspapua, Jayapura- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin menggila. Hal itu terjadi, setelah 12 warga sipil ditembaki di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 09.15 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polda Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat di temui membenarkan kejadian tersebut. Akibatnya, 7 warga meninggal dunia dan 3 orang luka-luka.

“Benar hari Sabtu tadi pagi telah terjadi penembakan terhadap warga sipil di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga yang di lakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan mengakibatkan 7 orang meninggal dunia,” tegasnya.

Adapun ketujuh warga tersebut, terang Kabidhumas, Yulius Watu (23), Hubertus Goti (41), Daeng Marannu (42), Taufan Amir (42), Johan (26), Alex (45) dan Eliaser Baner (54). Sedangkan 2 korban lainnya dalam keadaan luka berat dan 1 orang dalam keadaan kritis, sementara satu orang yang sekarat bernama, Sudirman (36) mengalami luka bacok pada tangan bagian kiri,”terangnya.

Kabidhumas menjelaskan, berawal dari salah satu korban yang merupakan sorang pedagang kelontongan dan 7 orang lainnya yang berada pada posisi didalam truk. Dimana diketahui bahwa truk tersebut merupakan kendaraan pengangkut barang. Hingga saat ini anggota Polres Nduga yang di backup Satgas Damai Cartenz dan rekan-rekan TNI masih terus mendalami latarbelakang dari perbuatan keji KKB tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelakunya.

“Rencananya 9 korban baik yang meninggal dunia maupun luka-luka sore ini akan dievakuasi oleh TNI-Polri ke Kabupaten Mimika. Kapolres Mimika juga telah menyiapkan ambulance untuk melakukan penjemputan,” jelas Kabidhumas.

Kabidhumas mengungkapkan, 2 korban luka-luka dievakuasi dengan menggunakan Heli Bell Polri, 3 korban Meninggal dunia dievakuasi menggunakan pesawat Rimbun Air, 6 korban MD dievakuasi dengan menggunakan Heli Caraca milik TNI AU dan 1 korban telah diambil keluarganya guna dimakamkan di Kenyam Kabupaten Nduga.

“Dari korban yang semula hanya berjumlah 7 korban, saat ini menjadi 12 korban dimana 10 korban meninggal dunia diantaranya 9 korban dievakuasi ke Timika dan 1 orang diambil keluarganya di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, dan untuk 2 korban luka-luka  di Evakuasi ke Timika,” tandas Kamal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *