Kilaspapua, Sentani – 8 unit lapak yang menjajakan berbagai makanan dan minuman yang berada dihalaman Sekolah Menengah Kejuruan Swasta,(SMKS) Teknologi Informatika dan Komunikasi,(TIK) Sentani resmi beroperasi. Hal itu tertuang dari peresmian kantin sehat SMKS YPKP TIK Sentani oleh Kepala puskesmas Sentani, Delila Mehue, Kamis (28/8/2025).
Kepala sekolah SMKS YPKP TIK Sentani, Dr. Muhaimin, S.Pd.I., M.M kepada media ini mengatakan, dari 8 unit lapak tersebut diberdayakan sekitar 40 pelaku UMKM yang menjajakan berbagai dagangannya termasuk minuman,” katanya.
Muhaimin menyebutkan, sebelum kantin sehat diresmikan telah lebih dulu makanan yang dijajakan itu dicek dan dimonitong oleh puskesmas Sentani dan hasilnya memenuhi persyaratan dan layak dikonsumsi ,” sebutnya.
Melalui kantin sehat ini, Muhaimin berharap siswa- siswa jurusan kewirausahaan bisa mengimplementasikan kewirausahaan yang selama ini digeluti, istilah menjajakan jenis makanan sehingga memicu semangat dan motivasi siswa untuk terus berkarya dan berkontribusi sebagai siswa SMKS TIK Sentani. Ini juga sebagai upaya pihak sekolah mendorong perekonomian masyarakat dalam UMKM ,” harapnya.
Selain itu, Muhaimin menjelaskan, hadir kantin sehat ini juga sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa dan guru dengan makanan yang sehat, higienis, dan terjangkau, serta menjadi sarana pendidikan karakter melalui penerapan disiplin, tanggung jawab, dan sosialiasi antarwarga sekolah, sambil juga mendukung lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif untuk proses belajar mengajar.
Untuk tujuan, sambung Muhaimin, dari segi gizi antara lain, menyediakan makanan yang aman dan memenuhi standar gizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan optimal siswa. Mencegah siswa membeli makanan dari luar sekolah yang belum tentu aman atau higienis, sehingga mengurangi risiko penyakit.
Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menjadi tempat untuk menerapkan ilmu kesehatan, seperti mencuci tangan sebelum makan, memilih makanan yang baik, dan membuang sampah pada tempatnya.
Sebagai Sarana pembelajaran:
Menjadi laboratorium kewirausahaan dan tempat menerapkan ilmu pengetahuan, seperti, biologi dan kimia, serta pembelajaran ekonomi, menerapkan pendidikan karakter, mengajarkan kedisiplinan waktu, tanggung jawab, kejujuran (melalui kantin kejujuran), serta sopan santun dan tata krama Masyarakat, mengembangkan sosialiasi,menyediakan tempat bagi siswa untuk berinteraksi, bersosialisasi, dan membangun hubungan antarwarga sekolah.

Meningkatkan kenyamanan siswa, menyediakan fasilitas bagi siswa untuk beristirahat, makan, dan membeli makanan/minuman selama jam sekolah, Membantu siswa dan guru menghemat waktu dengan tidak perlu keluar dari lingkungan sekolah untuk mencari makanan. Mendukung produktivitas: Dengan energi dan nutrisi yang cukup, siswa dapat lebih fokus dan produktif dalam kegiatan belajar mengajar dan mengembangkan unit Produksi sekolah ,” imbuhnya.
Sementara, Kepala puskesmas Sentani, Delila Mehue mengapresiasi diresmikan kantin sehat disekolah ini. Dimana, ciri-ciri kantin yang sehat seperti, makanan bergizi, lingkungan bersih dan penyedia makanan kondisi sehat sebab jika makanan yang disiapkan sehat tetapi penyedia tidak sehat maka makanan akan terkontaminasi menjadi tidak sehat ,” ujarnya.
Pernah Hadir di Festival Baku Timba
Ibu Guru Kewirausahaan SMKS TIK Sentani, Dewi mengaku pernah hasil wirausahaan siswa disini dijajakan di festival baku timba saat digelar di Kantor Bupati Jayapura. Dimana kala itu, siswa bekerjasama dengan guru-guru kemudian menitipkan dagangannya di Baku timba itu ,” ujarnya.

Menurut dewi bahwa, siswa kewirausahaan setidaknya harus memahami 2 materi yakni, kewirausahaan itu apa dan bagaimana peluang ?. Kemudian praktek, berjualan dikelas sebelum turun ke lapangan sehingga kita mengetahui perhitungannya.
“ Ketika sudah mantap baru kita turun lapangan ,” ucapnya seraya ditambahkan Alumni SMKS TIK Sentani, Diana.
Tak lupa dia bersama rekannya menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah yang selalu mendukung kegiatan kewirausahaan berupa izin praktek hingga dimodali berwirausaha ,” imbuhnya.
Salah satu siswa kewirausahaan SMKS TIK Sentani, Nanjowa mengaku senang kewirausahaan sebab melalui itu kita belajar mandiri bahkan bisa mencari uang sendiri dan itu bisa membantu orang tua hingga sabar melayani orang. Jadi senangnya disitu ,” cetusnya.(Redaksi)





