Tak Hanya Temukan 76 Sambungan iIegal, Tim OPSI PT. Air Minum Jayapura Juga Melakukan Penyegelan 585 Sambungan Rumah

oleh -1,225 views
Direktur PT. AMJ saat berdialog dengan warga Hamadi Gunung atas temuan tim OPSI terhadap banyaknya temuan sambungan rumah iIegal.(Foto. Istimewa)  

Kilaspapua, Jayapura – Dari hasil penyisiran terhadap oknum masyarakat yang melakukan sambungan iIegal diseluruh pelayanan PT. Air Minum Jayapura yang tersebar di Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Waena, Sentani hingga Muara Tami, Tim operasi penertiban sambungan iIegal,(OPSI) bekerjasama dengan Polresta Jayapura Kota menemukan ada 76 sambungan iIegal atau liar yang terdiri dari 30 di Jayapura Selatan, 7 di Jayapura Utara, 17 di Abepura, 2 di Waena dan 20 di Sentani.

Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda) Dr. Entis Sutisna, SE, MAk, Ak, MM, CA, CGRM kepada media mengatakan, dari hasil penyisiran itu menunjukkan cukup memprihatinkan, apalagi jumlahnya telah mencapai 76 sambungan rumah iIegal dengan kurun waktu 1 bulan yang dimulai tanggal 19 Agustus 2025 lalu.

“ Tak dipungkiri ada permasalahan yang ditemukan dilapangan yang dilakukan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab yang nekat melakukan sambungan tak resmi atau liar ,” katanya, Minggu (28/9/2025).

Selain menemukan sambungan iIegal, Entis mengungkapkan, tim OPSI juga melakukan penyegelan bagi masyarakat yang menjadi pelanggan namun tidak memenuhi kewajiban membayar rekening air terutama rekening 2 bulan terakhir.

“ Tercatat penyegelan sudah dilakukan dibulan Agustus lalu dengan jumlah 585 sambungan rumah dengan rincian di Jayapura Selatan berjumlah 232 sambungan rumah,  Jayapura Utara berjumlah 138 sambungan rumah,(SR) Abepura berjumlah 87 SR, Waena berjumlah 56 SR, dan Sentani berjumlah 56 SR serta Muara Tami berjumlah 16 SR ,” ungkap Entis.

Direktur PT. AMJ didampingi Direktur Teknik berphoto bersama dengan warga Hamadi Gunung usai berdialog terkait temuan banyaknya sambungan iIegal diwilayah itu.(Foto. Istimewa)

Disamping itu, Entis membeberkan, 3 Minggu dibulan September 2025 dimulai dari tanggal 1 hingga 19 September kami juga melakukan penyegelan 308 SR terdiri dari Jayapura Selatan berjumlah 65 yang disegel, Jayapura Utara berjumlah 55 yang disegel dan Abepura berjumlah 81 yang disegel, Waena berjumlah 54 yang disegel, Sentani berjumlah 22 yang disegel, Muara Tami berjumlah 31 yang disegel. Jadi dari angka pelanggan itu, memang menunjukan jumlah yang cukup banyak.

Tercatat diwilayah Jayapura Selatan terbanyak ditemukan sambungan iIegal

Kaitan dengan upaya penertiban itu, sambung Entis, hari sabtu lalu tanggal 27 September 2025 ditemukan 30 SR iIegal di Jayapura Selatan, parahnya lagi ada 1 wilayah yang cukup banyak dan itu berada diwilayah Hamadi Gunung.

“  Dari temuan itu, akhirnya kami menggelar dialog dengan masyarakat setempat untuk bersama-sama mencari solusi apalagi kebetulan kami menyadari bahwa air merupakan kebutuhan yang pokok yang didalamnya mesti terpenuhi hak dan kewajiban ,” ujar Entis.

Maka itulah, Entis berharap dari pertemuan tersebut yang dikemas silaturahmi manajemen PT. Air Minum Jayapura dengan warga Hamadi Gunung kedepan bisa memperbaiki pelayanan air minum bagi masyarakat disana termasuk menuntaskan juga sambungan iIegal.

“ Harapannya, dari temuan tim OPSI PT. Air Minum Jayapura akan meningkatkan performance kinerja sekaligus melakukan peningkatan terhadap pemerataan distribusi mengingat sambungan iIegal yang dilakukan oknum masyarakat tidak memenuhi kaidah-kaidah atau spesifikasi teknik dalam sambungan rumah sehingga menyebabkan banyak kebocoran ,” harapnya.(Redaksi)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *