Kilaspapua, Jayapura – Bank Indonesia perwakilan Provinsi Papua akan menggelar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan,(GNPIP) tanggal 13 November 2025 di Kantor Gubernur Papua. Adapun tagline yang diusung, “ Jaga Pangan, Jaga Papua “ .
Kepala kantor perwakilan BI Papua, Faturachman kepada wartawan usai bincang-bincang media,(BBM) disalah satu hotel di Kota Jayapura mengatakan, maksud GNPIP digelar tak lain sebagai wujud sinergi antara BI, Pemerintah dan masyarakat dalam rangka mengendalikan laju inflasi khususnya pada kelompok pangan bergejolak.
“ Untuk focus komoditas pengendalian inflasinya seperti, beras, aneka cabai , bawang dan komoditas strategis inflasi lain didaerah termasuk ikan ,” katanya, Kamis malam kemarin (6/11/2025).
Faturachman mengungkapkan, pada GNPIP ada 7 program unggulan antara lain, 1 peningkatan produktivitas mencakup optimalisasi GAP melalui perluasan penerima manfaat bekerjasama dengan K/L atau pemda dan peningkatan kapasitas dan kelembagaan klister pangan.
Selain itu, 2 penguatan ketahanan komoditas pangan mencakup hilirisasi pangan dengan mengandeng kemitraan melalui bulog atau perumda. 3 optimalisasi kerjasama antar daerah,(KAD). 4 fasilitas distribusi pangan. 5 operasi pasar murah. 6 digitalisasi data dan informasi. 7 koordinasi kelembagaan, capacity building (TPID), pengendalian ekspektasi inflasi dan diversifikasi & olahan produk pangan serta perluasan pemanfaatan insentif KLM untuk ketahanan pangan ,” ungkapnya.
Untuk rangkaian kegiatannya, Faturachman terdiri dari pelepasan angkutan kerjasama antar daerah,(KAD) membawa komoditas beras dari Jayapura ke Wamena, 30 booth GPM & bazar UMKM pangan & komoditas unggulan (kopi) dan talkshow bincang ketahanan pangan : petani garda membangun negeri, menghadirkan 4 petani championship lokal ,” jelas Faturachman.(Redaksi)



