PTSP Kabupaten Jayapura Berupaya Memetakan Potensi Investasi Lewat Penyusunan Berbasis Data Akurat

oleh -843 views
Wabup Haris didampingi Plt Sekda dan Kadis DPM-PTSP dan peserta berphoto bersama di FKP penyusunan peta potensi investasi daerah wilayah pembangunan II dan IV di Kabupaten Jayapura.

Kilaspapua, Sentani – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku mengharapkan dari hasil pemetaan investasi diwilayah III dan IV Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,(DPM- PTSP) Kabupaten Jayapura mampu menarik investor datang kesini.

“ Caranya kita siap dulu untuk menerima investor yang datang lalu SDA dan SDM kemudian siapa pengelolanya. Oleh karenanya lewat diskusi investasi ini ada solusi sehingga tujuan dan arah jelas. Kami juga berharap kedepan, Kabupaten Jayapura memiliki potensi baik dari pariwisata,  pertanian, perkebunan dan perikanan bisa meningkatkan ekonomi secara khusus bagi masyarakat ,” harap Wabup Haris kepada wartawan usai membuka forum konsultasi public,(FKP) penyusunan peta potensi investasi daerah wilayah pembangunan II dan IV di Kabupaten Jayapura tahun 2025 diaula lantai II Kantor Bupati Jayapura, Jumat (14/11/2025).

Wabup Haris juga menyinggung diskusi investasi ini bukan hanya untuk PAD saja tetapi secara khusus peningkatan pendapatan masyarakat.

“ Apa gunanya kita berlimpah, sedangkan masyarakat kita tidak merasakan apa-apa dari investasi yang masuk ,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos mengungkapkan, pentingnya penyusunan Peta Potensi Investasi Daerah (PPID) yang akurat, berbasis data, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Gustaf bahwa, kegiatan ini merupakan langkah awal strategis dalam menggali, mengidentifikasi, dan memetakan potensi unggulan daerah yang layak dikembangkan menjadi peluang investasi.

“Melalui forum ini, kami berharap terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi lintas sektor, agar dokumen peta investasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kekayaan potensi yang dimiliki Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Gustaf juga menambahkan bahwa penyusunan peta potensi investasi tidak hanya sebagai dokumen formal, tetapi harus menjadi alat promosi yang informatif, menarik, dan mendorong minat investor datang ke Kabupaten Jayapura.

Ia mengajak seluruh OPD teknis, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam proses penyusunan ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Investasi adalah salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Maka kita semua harus bersinergi dan menyusun peta potensi ini sebaik mungkin,” tutupnya.(Redaksi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *