Gelar Pertemuan Dengan Wartawan, Danrindam Cenderawasih Tegaskan Masalah Sudah Selesai !  

oleh -845 views
Danrindam XVII/Cenderawasih saat menjelaskan masalah viral penutupan gereja saat gelar pertemuan dengan wartawan di Cycloop  Rindam XVII/Cenderawasih.

Kilaspapua, Sentani – Komandan Rindam,(Danrindam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma Z.R., S.E., M.Si., M.Han menggelar pertemuan dengan wartawan pasca  viralnya demo sejumlah ibu-ibu terkait dugaan penutupan gereja GKI Ifar Gunung Rindam XVII/Cenderawasih

Danrindam menjelaskan, masalah tersebut kini telah selesai dan ditegaskan tidak ada satu katapun memerintahkan untuk menutup gereja.

“ 4 kali paskah dan 3 kali natal selalu ambil bagian dalam kegiatan. Waktu saya bertugas di Aceh, aula saya dijadikan gereja dan itu saya perbolehkan ,” jelas Danrindam dihadapan wartawan disela-sela pertemuan yang dikemas silaturahmi di Cycloop Rindam XVVII/Cenderawasih, Minggu (16/11/2025).

Danrindam tak memungkiri viral kejadian itu diduga disebabkan karena tidak adanya yang senang kebijakan saya. “ Sebagai komandan itu sudah menjadi resiko. Untuk menegakkan aturan pastinya ada hal-hal yang terjadi ,” ujarnya.

Danrindam juga menyinggung kejadian itu akan menjadi pelajaran baginya namun yang pasti, Ia menegaskan, tidak ada bukti kata menutup gereja.

“ Kalau masalah itu sudah merembes ke masalah lain. Justu itu yang dipertanyakan, urusan penutupan gereja atau urusan rumah tangga yang direcoki. Penutupan tidak mungkin, tegas disampaikan. Saya ini tentara tidak mungkin apalagi memegang sapta marga dan sumpah prajurit ,” tegasnya.

Danrindam menyakinkan wartawan bahwa, apa yang disampaikannya ini tidak ada kata-kata berubah saat bertemu para pemuka agama, forkompimda terkait klarifikasi viralnya penutupan gereja kemarin.

“ Tidak ada kalimat saya berubah bahkan tidak ada yang dibuat-buat sebab ini kenyataannya ,” ujarnya.

Baru dua bulan menjabat sebagai Danrindam, Ia mengaku telah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari peresmian Yayasan paris dan rencana kerja sama beasiswa, pelayanan gereja dan pembinaan umat, hingga dukungan pada kegiatan sosial masyarakat Papua. Selain itu, diinternal Rindam, mendorong inovasi pengolahan sampah sebagai upaya mengurangi beban pemerintah pada tempat penampungan akhir.

“ Saya membuka pintu kerja sama seluas-luasnya dalam menyampaikan informasi positif terkait pembinaan prajurit dan kegiatan satuan. Kalau ada hal yang bisa kita kerjakan bersama, kita kerjakan. Kalau bisa disuarakan, kita suarakan ,” imbuhnya.(Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *