Melalui Musda Ke- XI, Siapa Yang Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura ?   

oleh -147 views
Sekretaris DPD 1 Partai Golkar Provinsi Papua didampingi Bupati Jayapura serta pengurus  kader partai berphoto bersama setelah Musda ke- XI dibuka.

Kilaspapua, Sentani – Dewan Pimpinan Daerah,(DPD) Partai Golkar Kabupaten Jayapura menggelar musyawarah daerah,(Musda) ke- XI disalah satu hotel di Sentani, Rabu (11/2/2026).

Sekretaris DPD 1 Partai Golkar Provinsi Papua, Max Richard Krey didampingi Plt ketua golkar Kabupaten Jayapura, Jacleana Joku, SE kepada wartawan mengatakan, Musda ke- XI ini merupakan agenda 5 tahunan organisasi partai golkar.

“ Musda kali ini memang agak sedikit berbeda sebab kepengurusan yang lama yang diketuai, Yanto Eluay sudah berakhir tahun 2025 sehingga pengurus DPD partai Golkar Provinsi Papua yang saat ini diketuai Mathius Fakhiri yang juga Gubernur Provinsi Papua merasa perlu dilakukan Musda di 8 Kabupaten dan 1 Kota ditanah Papua ,” katanya

Menurut Max, perlu dilakukan karena kepengurusan disemua kabupaten masa baktinya telah berakhir sehingga wajib hukumnya didalam partai untuk mempersiapkan musyawarah untuk memilih pemimpin, menyusun program untuk 5 tahun kedepan.

“  Nah ini juga sebagai persiapan pengurus golkar diseluruh Indonesia untuk menyongsong pemilu baik legislative tahun 2029 dan pemilihan presiden serta kepala daerah ditahun 2030 ,” ujarnya.

Calon Ketua

Max mengaku belum tahu berapa calon daftar sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura. Ini baru bisa diketahui pada saat kita rapat paripurna apalagi pendaftaran itu hanya diketahui pihak Sterring Comitte,(SC).

“ Kita sudah buka pendaftaran dari kemarin sehingga kepada kader Golkar dipersilahkan untuk mendaftar. Siapapun dia, boleh maju asalkan memenuhi syarat dan ketentuan partai ,” ucapnya.

Sekretaris DPD 1 Partai Golkar Provinsi Papua didampingi Bupati Jayapura dan plt ketua partai Golkar Kabupaten Jayapura serentak menabuh tifa membuka Musda ke- XI.

Soal pemilihan ketua, Max membeberkan, merujuk dari petunjuk pelaksana,(Juklak) No.02 tahun 2025 partai golkar dijelaskan bahwa, bila hanya satu calon saja maka ditunjuk secara aklamasi tetapi bila ada 2 atau 3 calon ketua memenuhi syarat maka dilakukan pemilihan normal dengan menggunakan hak suara ,” bebernya.

Sementara, Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengungkapkan, sebagai pembina partai politik di Kabupaten Jayapura siap mendukung semua partai politik.

“ Siapapun dan partai apapun itu, akan menjadi tanggungjawab kami sebagai pembina partai politik di Kabupaten Jayapura apalagi di Pemerintah tersedia anggaran pembinaan bagi partai politik. Harapannya partai politik bisa membina dan membentuk karakter para pemimpin untuk masa depan daerah ini sehingga harus dipersiapkan mulai sekarang ,” ungkap Yunus Wonda.(Redaksi)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *