Penambahan Sumber Air Siborgonji Jadi Program Prioritas PT. Air Minum Jayapura Tahun 2026, Entis Berharap Dukungan Pemerintah  

oleh -294 views
Direktur utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna didampingi Direktur umum, Hendrik Ondi didampingi direktur Teknik, Yan Pieter Nasadit saat menjelaskan program prioritas ditahun 2026.  

Kilaspapua, Jayapura – Direktur utama PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna menyebutkan, penambahan sumber air di Siborgonji merupakan program prioritas yang akan direaliasasikan terlaksanakan ditahun 2026.

“ Kemarin sempat terjadi pemalangan dan mudah-mudahan dibulan April hingga Mei 2026 itu bisa dituntaskan setelah itu baru bisa program penambahan debit air bisa dijalankan di semester ke- II ,” ungkapnya.

Adapun programnya, Entis menjelaskan, melalui pembangunan SPAM Siborgonji dan itu akan dilakukan oleh pemerintah Provinsi Papua.

“ Makanya itu diperlukan dukungan pemerintah Kabupaten/ Kota hingga Provinsi untuk mewujudkannya sehingga program yang menjadi prioritas bisa berjalan ditahun 2026 ini ,” jelasnya

Disamping itu, ditahun 2026 juga ditargetkan 1.400 sambungan rumah,(SR) diwilayah Muara Tami.

“ Rinciannya, 1.000 SR ditargetkan kepada cabang Muara Tami kemudian 400 ditargetkan kepada 5 cabang seperti, Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Waena hingga Sentani. Tujuannya supaya 5 cabang itu setidaknya ikut juga berkontribusi ,” sebut Direktur utama PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna didampingi Direktur umum, Hendrik Ondi didampingi direktur Teknik, Yan Pieter Nasadit kepada wartawan disela-sela Family Gathering, Sabtu kemarin (17/1/2026).

Entis mengungkapkan, alasannya ditargetkan 1.000 SR di  Muara Tami dikarenakan daerah itu saat ini sedang pengembangan.

“ Apalagi disana cukup banyak peminat yang ingin menempati perumahan-perumahan baru dan itu memungkinkan terpenuhinya target 1.000 SR ,” ungkapnya.

Untuk sumber air, Entis menjelaskan, ditemukan banyak sumber air baru diwilayah itu yang nantinya akan diusulkan kepada pemerintah Provinsi maupun Kota Jayapura untuk dibangun infrastrukturnya.

“ Januari ini sudah jalan dan beberapa rumah sudah berminat atas sambungan rumah tersebut ,” jelasnya.(Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *