Satgas TMMD ke-113 Kodim 1709/ Yawa sosialisasikan pencegahan stunting

oleh -469 views
oleh
Satgas Kodim 1709/Yawa saat mensosialisasikan pencegahan stunting kepada masyarakat kampung Poom 1 disela-sela kegiatan TMMD ke-113.(Foto. Pendam XVII/Cenderawasih)

Kilaspapua, Jayapura- Kegiatan Baksos penyuluhan tentang Stunting, Posyandu dan Posbindu PTM TA 2022 dengan tema TMMD Dedikasi terbaik membangun Negeri dalam rangka kegiatan Non Fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-113 Kodim 1709/Yawa, yang diselenggarakan oleh Kodim 1709/Yawa di Kampung Poom 1, Distrik Poom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Sabtu (14/5/2022).

Pada sambutannya Dandim 1709/Yawa, Letkol inf  Catur Prasetyo Nugroho, S.IP. M.I.P menyampaikan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan kegiatan tersebut berkaitan dengan program Pemerintah Pusat dan Daerah bahwa stunting Ini dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita perlu melaksanakan penyuluhan kesehatan  khususnya Ibu-ibu yang produktif, Ibu hamil dan untuk anak-anak agar tidak terjadi kekurangan gizi,” ucap Dandim.

“Semoga kegiatan ini akan membawa dampak yang baik bagi masyarakat, kami juga berterimakasih kepada Dinas Kesehatan karena atas kerjasamanya bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, harapan kami selanjutnya dengan adanya penyuluhan ini dapat bermanfaat kepada masyarakat khususnya Ibu-ibu di Kampung Poom, Distrik Poom, Kab. Kepulauan Yapen,” jelas Letkol Inf Catur P Nugroho S.IP.,M.IP.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kab. Kep. Yapen Maria Tanawani S.Si.,M.Kes. pada kesempatan menyampaikan Sumber Daya Manusia terus dipantau.

“Untuk melihat perkembangannya serta kemajuan kampung dalam wilayah ini karena sangat menjanjikan, itulah sebabnya kami dari Dinas Kesehatan dan juga Pemberdayaan Perempuan dan KB datang untuk memberikan pemahaman serta wawasan terhadap Bapak Ibu Saudara sekalian,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Agar kedepan tidak salah melangkah dalam menyiapkan keluarga yang berkualitas dan sehat, Bapak Ibu yang menjadi pasangan usia subur untuk memilih yang waktu yang terbaik dalam membangun keluarganya, sehingga dalam mewujudkan generasi yang berkualitas serta menjadi anak yang tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas” ungkap Maria Tanawani S.Si.,M.Kes.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *