Kilaspapua, Jayapura- Kasus tabrak lari yang menewaskan pedagang sayur keliling, Solihin yang terjadi dipertigaan Jalan Yakonde Padang Bulan pada hari rabu tanggal 27 April 2022 akhirnya terungkap, setelah pelakunya, CK (27) menyerahkan diri ke Polsek Abepura dan kemudian ditahan oleh Penyidik Unit Lalulintas Polsek Abepura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, S.H., M.H dikonfirmasi melalui teleponnya membenarkannya, Ya benar pelaku tabrak lari, CK sudah ditahan setelah menyerahkan diri.
“ Pelaku diketahui warga Kotaraja dan semalam setelah diketahui nomor handphonenya langsung dihubungi untuk segera menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian sebelum dilakukan upaya paksa berupa penangkapan.
“Berawal saat penyidik melakukan penyelidikan terkait keberadaan mobil pelaku dan dari hasil pengembangan di lapangan penyidik mengetahui dan mendapat alamat pemilik mobil hingga mengetahui posisi terakhir mobil tersebut yang disembunyikan diseputaran Padang Bulan dengan ditutup terpal,” kata Kapolsek.
Lebih lanjut kata Kapolsek, dari pengumpulan keterangan dari para saksi bahwa benar mobil tersebut kendaraan yang digunakan tabrak lari oleh pelaku sehingga mobil itu langsung dibawa ke Mapolsek Abepura untuk diamankan.
“Hingga pukul 20.15 Wit usai dihubungi melalui telepon, pelaku CK langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Abepura dan setelah dilakukan pemeriksaan, dia mengakui bahwa benar saat itu dia yang mengendarai mobil calya tersebut saat di lokasi kejadian,” jelas Kapolsek.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kapolsek mengungkapkan, pelaku dijerat Pasal 310 Ayat (4) UU RI No. 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun.
Kapolsek menambahkan, untuk jenazah korban. Saat ini telah dibawa keluarga untuk dimakamkan di Pulau Jawa, tentunya bila ada upaya mediasi nanti, kita akan akomodir pelaksanaannya yang tentunya disetujui oleh pihak keluarga korban namun hal itu masih menunggu usai keluarga melakukan pemakaman dan kemudian kembali ke Jayapura,” tutupnya.



