Kilaspapua, Sentani – 16 orang lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti pelatihan vokasi melalui Tailor Made Training,(TMT) yang digelar Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura diaula balai pelatihan pertanian Yahim, Sabtu (8/11/2025).
Tujuan pelatihan, meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal. Tahun 2025, Disnakertrans telah menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengembangkan kompetensi para pencari kerja di Kabupaten Jayapura.
Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Jayapura, Edward Sitohang kepada media ini mengharapkan, melalui tambahan kompetensi yang sudah tersertifikasi secara nasional, para peserta memiliki akses yang lebih luas untuk bekerja di perusahaan-perusahaan, terutama di sektor kelistrikan.
“ Setelah pelatihan selesai, pemerintah juga memfasilitasi program magang di sejumlah perusahaan agar peserta dapat memperoleh pengalaman kerja dan peluang menjadi pegawai tetap ,” ujarnya.
Disamping itu, pihaknya juga berencana menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM) dan Koperasi Merah Putih di kampung-kampung. Melalui kerja sama ini, diharapkan peserta pelatihan dapat membuka usaha jasa kelistrikan rumah tangga atau mengembangkan bidang usaha lainnya di wilayah mereka.
“Pelatihan kompetensi ini tidak hanya untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga membuka peluang wirausaha bagi para peserta apalagi dengan sertifikat yang telah diakui secara nasional membuat lebih banyak pilihan, apakah bekerja di perusahaan BUMN, swasta lokal, atau membangun usaha sendiri ? , “ tanya.
Maka itulah, Edward menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi pengembangan tenaga kerja muda agar dapat bersaing di dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Jayapura ,” tegasnya.(Redaksi)



