Jadi Tuan Rumah MTQ Tahun 2026, Pemkab Jayapura Gelar Pembinaan Umat Bagi Qori dan Qoriah

oleh -54 views
Ketua umum MTQ Kabupaten Jayapura saat melantik dewan kehormatan MTQ Kabupaten Jayapura pada pembukaan MTQ XXXI Kabupaten Jayapura dihalaman masjid Al Aqsha Sentani.

Kilaspapua, Sentani – Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar kegiatan pembinaan umat untuk menghayati, mengamalkan nilai-nilai kandungan ayat suci Al Quran melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an,(MTQ) XXXI Kabupaten Jayapura guna dipersiapkan pada lomba dibulan Juli 2026.

Asisten II Setda Kabupaten Jayapura bidang perekonomian dan pembangunan, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP  kepada wartawan usai membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an,(MTQ) XXXI Kabupaten Jayapura dihalaman Masjid Al Aqsha Sentani mengatakan, Jadi MTQ ini sebagai ajang pembinaan bagi   Qori dan Qoriah dari segenap cabang yang dilomba pada MTQ ditahun ini.

“ Sebagaimana pembinaan ini sebagai satu implementasi dalam perwujudan kebijakan pemerintah Kabupaten Jayapura yang tertuang dalam visi dan misi bupati dan wakil bupati Jayapura, kasih mempersatukan perbedaan ,” katanya.

Abdul yang juga jabat ketua umum MTQ Kabupaten Jayapura mengungkapkan, ini juga terselenggara tak lepas dengan mengimplementasikan nilai-nilai dalam pembinaan umat beragama, pembinaan kualitas sumber daya manusia serta pembinaa bagi warga dalam menghayati dan mengamalkan hubungan vertical dan horisontal dengan sesama umat.

“ Ini juga bagian tak terpisahkan dari pemantapan persiapan Kabupaten Jayapura sebagai MTQ tahun 2026 sesuai amanat Pemerintah Provinsi Papua yang menetapkan Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah MTQ yang bertempat di distrik Sentani ,”ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia MTQ XXXI Kabupaten Jayapura, Moh. Dimyanti Chusnan, S.Pd.I., M.Pd  menjelaskan, pengurus MTQ Kabupaten berupaya memantapkan persiapan menuju MTQ Provinsi tahun 2026.

“ Biar peserta menjadi mantap sehingga ketika memasuki MTQ Provinsi sudah siap. Pada MTQ tahun ini memperlombakan 4 cabang yakni, Tilawah Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, dan Fahmil Qur’an dengan jumlah 68 peserta dari 3 kafilah Distrik Sentani, Waibu, dan Nimbokrang ,” jelasnya.(Redaksi)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *