Gerindra Papua Gelar Dialog Dengan Ojol, Ajak Agar Tidak Mudah Terprovokasi  Demo

oleh -1,458 views
Ketua DPD Gerindra Papua berphoto bersama dengan sejumlah Ojol usai  kegiatan ramah tamah atau dialog di kantor DPC Gerindra Kota Jayapura.

Kilaspapua, Jayapura – DPD Partai Gerindra Provinsi Papua menggelar dialog dengan sejumlah ojek online,(Ojol) yang tergabung dalam Asosiasi GARDA,( Gabungan Aksi Roda Dua) Indonesia Kota Jayapura di Kantor DPC Gerindra Kota Jayapura, Entrop, Senin (8/9/2025). Tujuannya, untuk mendengar persoalan yang dialami Ojol.

Ketua Asosiasi GARDA Kota Jayapura, Djerry Curvianto Zaunga  mengatakan, dari pertemuan tersebut kami menyampaikan tiga masalah utama yang menjadi perhatian semua pihak, seperti,  tarif, keamanan, dan zonasi.

“ Paling besar itu soal tarif. Tarif di Papua masih disamakan dengan zonasi Sulawesi padahal biaya hidup di Papua jauh lebih tinggi. Maka itu, kita minta agar tarif disesuaikan dengan kondisi Papua, dan itu dilihat dari sisi geografis, tingkat kemahalan, maupun keamanan,” katanya.

Tak hanya itu, dia juga menyinggung seringnya gesekan antara Ojol dengan ojek konvensional terjadi. Kadang ada yang langsung ambil penumpang di depan pangkalan, hal itu kurang bijak, padahal sudah diingatkan agar menjemput agak jauh supaya tidak menimbulkan kecemburuan apalagi kita ini sama-sama cari makan di Papua, jadi sebaiknya hindari konflik ,” ucapnya.

Hal sama disampaikan, Djerry bahwa, perjuangan tarif dan regulasi telah dilakukan 2 tahun lalu, dan itu langsung disampaikan ke DPR Kota, DPR Provinsi hingga Dinas Perhubungan, tetapi belum ada hasil.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, Ketua DPD Partai Gerindra Papua ada tindak lanjut nyata, bukan sekadar pertemuan. Tetapi ada perhatian serius dari Presiden Pak Prabowo agar nasib pengemudi Ojol di Papua lebih baik,” harapnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni menyebutkan, pertemuan dalam wadah komunikasi dengan komunitas Ojol seperti ini sangat penting dilakukan terlebih saat ini masih maraknya aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah.

“ Jaga kedamaian di tanah Papua, bila ada aspirasi sampaikan dengan cara yang baik. Partai Gerindra sangat mendukung dan dengan senang hati bersama ojol dan komunitas serta seluruh masyarakat. Gerindra juga mengajak agar tidak mudah terprovokasi dengan aksi demo yang bertujuan mengganggu stabilitas pemerintahan, keamanan hingga menyebabkan kerugian bagi kita seluruh masyarakat yang ada di Papua. Kehadiran Partai Gerindra di Papua siap mendengar seluruh aspirasi dari masyarakat.

“Ojol ini adalah elemen penting dalam pergerakan ekonomi, karena itu kita harus mencegah adanya provokasi yang bisa mengganggu keamanan sebab Papua adalah tanah damai,” tegasnya.

Wacana Menggelar Coffee Morning Bulanan

Yanni mewacanakan, kedepan akan ada pertemuan lanjutan yang dikemas kegiatan Coffee Morning bulanan dengan berbagai komunitas dan itu akan dimulai bulan Oktober mendatang. Dengan cara itu, aspirasi cepat didengar dan bisa menjadi jembatan antara komunitas dengan pihak-pihak terkait.

“ Keluhan soal tarif, Yanni minta komunitas Ojol agar menyampaikan surat resmi tersebut agar dapat diteruskan ke Kementerian Perhubungan. Tarif di Papua harus disesuaikan dengan tingkat kemahalan, tidak bisa dipukul rata dengan Provinsi lain. Jika ini terwujud, dampaknya besar, seperti kurangnya angka pengangguran, kriminalitas turun, dan keamanan lebih terjaga ,” imbuhnya, Selasa (9/9/2025).

Yanni juga mengapresiasi sikap damai para pengemudi Ojol dalam menyampaikan aspirasi. Dari data yang diterima pengemudi Ojol di Papua cukup besar, bahkan lebih dari 2.000 orang sehingga kebijakan yang tepat akan sangat berdampak bagi masyarakat.

“ Tak lupa kepada seluruh komunitas Ojol diminta doanya terkait proses persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang saat ini tengah berlangsung mengenai hasil Pilgub Papua berjalan baik dan membawa kebaikan,” tutupnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *