1 Tahun Kepemimpinan, Bupati Yunus Wonda – Wakil Haris Yocku Mulai Realisasikan Janji Politik

oleh -49 views
Bupati, Yunus Wonda, S.H., M.H - wakil bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H saat menjelaskan janji  politik yang mulai direalisasikan pada press Conference.

Kilaspapua, Sentani – Bupati, Yunus Wonda, S.H., M.H – wakil bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, S.H resmi telah memimpin 1 tahun Pemerintah Kabupaten Jayapura tepatnya tanggal 17 Maret 2026.

Setelah 1 tahun memimpin, Bupati Yunus Wonda berkomitmen untuk merealisasikan janji politik seperti, pemberian honor kepada 210 ondoafi dan kepala suku. Mereka akan mendapatkan honor perbulan sebesar Rp 1.500.000 dibayar per triwulan. Dan ini akan mulai diwujudkan tahun ini.

“ Yang kami kerjakan 5 tahun kedepan adalah semua yang ada didalam visi dan misi dan itu tidak akan keluar.

Selain itu, peti jenazah juga bakal disiapkan pemerintah termasuk pembangunan rumah ibadah ditanggung pemerintah namun tidak seluruhnya ditanggung mengingat kondisi keuangan daerah.

“ Seluruh peti jenazah di Kabupaten Jayapura akan dibiayai pemerintah, termasuk akan mengupayakan tanah kuburan disekitar Dosay mengingat lahan kuburan saat ini sudah penuh ,”  ujar Bupati didampingi Wakil Bupati serta Plt Sekda Yusuf Yambe Yabdi pada Press Conference 1 tahun kepemimpinan diaula lantai 1 Kantor Bupati Jayapura, Selasa (17/3/2026).

Untuk pembangunan rumah, Bupati menjelaskan, tidak semua rumah ibadah akan dibangun tetapi beberapa yang dibangun.

“ Sistemnya, tidak diberikan dalam bentuk uang kepada panitia pembangunan melainkan bahan bangunan. Disini, Pemerintah akan MoU dengan beberapa toko bangunan di Sentani.

Tak hanya itu, ada juga pemekaran Daerah Otonom Baru,(DOB) Grime Nawa yang kini memasuki tahap baru setelah dibentuk tim percepatan DOB pada januari 2026 dan persiapan Persidafon Dafonsoro yang saat ini sedang mempersiapkan tim  untuk berkompetisi di liga IV Indonesia. Tentu itu, membangkitkan kembali klub sepak bola kebanggaan masyakat Kabupaten Jayapura ,” jelasnya.

Disamping itu, Bupati mengungkapkan, beasiswa dalam artinya, akan difokuskan didalam negeri dan bukan luar negeri mengingat dalam beberapa tahun terakhir ini yang dibiayai beasiswa luar negeri itu program Pemprov.

“ 27 Milliar dari dana Otsus membiayai beasiswa sekolah ke luar negeri sehingga tahun ini terakhir setelah itu tidak ada lagi biayai sekolah ke luar negeri dan gantinya akan difokuskan dalam negeri dulu ,” ungkapnya.

Bupati tak memungkiri dimasa kepemimpinannya ada terjadi efisiensi anggaran namun itu tidak menjadi penghalang mewujudkan janji politiknya kepada masyarakat.” Walaupun sedikit setidaknya bisa jalan ,” ucapnya. (Redaksi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *