Di Peringatan Hari Byangkara ke-80 , Kapolda Papua Paparkan Pencapaian Kinerja Jajaran Lewat Refleksi Semester 1  

oleh -88 views
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., (Foto. Humas Polda Papua)

Kilaspapua, Jayapura – Sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada publik, Kepolisian Daerah Papua menggelar penyampaian catatan Semester I Tahun 2026, terkait dengan capaian kinerja dan Prediksi serta Antisipasi Perkembangan Kamtibmas Semester II Tahun 2026. Secara umum situasi Kamtibmas di semester I Tahun 2026 dalam situasi kondusif,meski dibeberapa daerah terjadi gejolak namun dapat diatasi oleh Polres setempat.

Menurut Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bahwa, Aspek Operasional, Berbagai kegiatan dan program dalam upaya menurunkan tingkat kejahatan di masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan melalui fungsi Samapta adalah melaksanakan pengaturan (strong point) dan pengaturan malam (blue light patrol) pada titik-titik rawan macet dan penyebrangan masyarakat, melaksanakan patroli dialogis dan patroli rutin sebagai upaya preventif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Selain itu melalui fungsi Binmas di Semester I tahun 2026 ini dengan melakukan berbagai peningkatan pelayanan serta tugas rutin Kepolisian seperti melaksanakan pendidikan Satpam yang dilaksanakan di Kota Jayapura , “ katanya, Rabu (1/7/2026).

Bidang Kamseltibcarlantas,situasi Keamanan dan Ketertiban Lalu Lintas terkait kecelakaan lalu lintas selama semester I Tahun 2026 sebanyak 912 kasus, diantaranya korban meninggal dunia sebanyak 53 orang, korban luka berat sebanyak 508 orang, korban luka ringan sebanyak 843 orang dengan kerugian materiil sebanyak Rp. 2.468.200.975. Sementara untuk data pelanggaran Lalu Lintas pada semester I Tahun 2026 sebanyak 14.887 kasus diantaranya tilang sebanyak 972 kasus, teguran sebanyak 13.915 kasus dengan denda sebesar Rp. 145.830.000.

Kemudian Brimob Polda Papua telah melakukan bantuan SAR, bantuan sosial diantaranya Penanganan korban perang suku di Distrik Wouma, Kab.Jayawijaya, Prov. Papua Pegunungan dan Pencarian korban ledakan bom peninggalan perang dunia II di Kompleks Perikanaan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor. Di Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua maupun Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura telah menggelar Pelayanan Bakti Sosial maupun Bakti Kesehatan kepada masyarakat, antara lain, Bakti Kesehatan di pangkalan ojek Tanah Hitam, Bakti Kesehatan di Pasar Otonom dan Bakti Kesehatan di Kampung Yobhe,Kabupaten Jayapura.

Penegakan Hukum, Terkait dengan Gangguan Kamtibmas di wilayah Hukum Polda Papua,selama semester I Tahun 2026 Jajaran Polda Papua telah menangani tindak pidana konvensional sebanyak 1.572 kasus dan telah ditangani atau diselesaikan sebanyak 194 kasus, diantaranya kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) terjadi sebanyak 911 kasus, Pencurian dengan Pemberatan (Curat) sebanyak 211 kasus, Pengeroyokan terjadi sebanyak 209 kasus, Pencurian dengan Kekerasan (Curas) sebanyak 168 kasus,Penganiayan Berat (Anirat) sebanyak 39 kasus dan Pembunuhan terjadi sebanyak 34 kasus. Sedangkan Kejahatan Trans Nasional selama semester I Tahun 2026 Polda Papua dan jajaran telah menangani kasus kejahatan transnasional sebanyak 117 kasus, yakni Siber terjadi sebanyak 13 kasus dan Narkoba terjadi sebanyak 104 kasus. Sementara untuk Kejahatan Kekayaan Negara telah menangani kasus tindak pidana illegal Fisihing yakni terjadi sebanyak 2 kasus, tindak pidana Illegal (OIL) Migas sebanyak 2 kasus dan tindak pidana korupsi sebanyak 1 kasus.

Penanganan Kasus Kejahatan Berimplikasi Kontijensi yakni pertikaian Kelompok atau Suku selama semester I Tahun 2026 terjadi sebanyak 11 kasus, unjuk rasa terjadi sebanyak 73 aksi. Dari kasus yang terjadi di Wilayah Hukum Polda Papua barang bukti yang telah diserahkan ke Bidang Laboratorium dan Forensik Polda Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan Bidlabfor Polda Papua telah menangani sebanyak 42 kasus dengan mengamankan 1.859 barang bukti.

Kemudian dari tindak pidana yang terjadi di wilayah perairan Polda Papua selama semester I tahun 2026 Dit Polairuid Polda Papua telah menangani tindak pidana perairan sebanyak 9 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 7 kasus.

Sedangkan dari Operasi Damai Cartenz 2026 Selama Semester I tahun 2026 Operasi Damai Cartenz telah berhasil melakukan pencapaian atau keberhasilan yakni, berhasil melaksanakan Penegakan Hukum terhadap 112 orang yang terdiri dari, 67 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan simpatisannya, 22 orang Jaringan Bama, Senjata dan Amunisi, 2 orang Narapidana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), 21 orang diantaranya pelaku kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime) yang terjadi di seluruh wilayah Papua Raya, Berhasil mengamankan dan menyita 2 pucuk Senjata Api, 6 buah Laras Senjata Api, 1.018 butir Amunisi, 10 pucuk Senapan angin, 66 unit alat komunikasi elektronik yang digunakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) maupun pelaku kejahatan luar biasa lainnya, 42 buah dokumen fisik maupun elektronik, 3 buah bendera Bintang Kejora, 681 barang lainnya yang digunakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) maupun pelaku kejahatan luar biasa lainnya,berhasil melakukan penguasaan terhadap 11 markas yang selama ini dijadikan camp.Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di seluruh wilayah Papua Raya.

Kemudian terkait dengan Operasi Kepolisian pada Semester I Tahun 2026, Polda Papua telah melaksanakan 5 Operasi Kepolisian terpusat maupun kewilayahan diantaranya Operasi Ketupat ,, Operasi Keselamatan,Operasi Damai Cartenz, Operasi Rasaka dan Operasi Sikat. Fungsi Pembinaan,Anggota Polda Papua dan Polres Jajaran di Semester I Tahun 2026 sebanyak 13.048 personil dari DSP sebanyak 23.084 personil. Peningkatan kapasitas personil Polda Papua di Semester I Tahun 2026 sebanyak 774 personel, pendidikan diikuti oleh beberapa golongan kepangkatan diantaranya Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS, terdiri dari pendidikan Dikbangspes dan pelatihan fungsi.

Selama semester I tahun 2026 Pimpinan telah memberikan reward (penghargaan) kepada 14 personil Polres Keerom dan 1 personil Satgas Operasi Damai Cartenz dalam pengungkapan kasus penyuplai dan penyelundupan senjata api kepada KKB serta pemberian penghargaan terhadap Polres yang berprestasi dalam bidang kehumasan di Wilayah Hukum Polda Papua.

Sementara untuk memenuhi DSP Polda Papua telah melakukan rekruitmen dengan membuka beberapa pendaftaran Polri yakni SIPSS dengan jumlah Animo pendaftar sebanyak 35 orang, Akpol sebanyak 281 orang, Bintara PTU, Bintara Berkemampuan Intelijen dan Bintara Polair sebanyak 4.150 orang, Bakomsus sebanyak 207 orang,Barekpro sebanyak 6 orang, dan Tamtama Polri sebanyak 237 orang.

Sementara itu, program Panen Raya Jagung Serentak yang telah dilaksanakan sebanyak 2 kuartal pada tahun 2026 yang menjadi program strategi nasional guna memperkuat ketahanan dan swasembada pangan sehingga Polda Papua berkomitmen mendukung swasembada jagung melalui pengembangan lahan pertanian di berbagai wilayah hukum Polda Papua dan dari hasil panen jagung Polda Papua pada periode Januari hingga Mei 2026 mengalami peningkatan signifikan mencapai 64,35 ton atau meningkat 264,6 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penanganan kasus menonjol, selama Semester I Tahun 2026 Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah hukum polda papua terjadi sebanyak 67 kasus yang mengakibatkan 25 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka.

Kasus Penyalahgunaan Senpi dan Handak selama semester | tahun 2026 Polda Papua dan jajaran berhasil menyita sebanyak 9 pucuk senjata api yang terdiri dari 7 pucuk senjata organik, dan 2 pucuk senjata rakitan non organik, 1.304 butir amunisi dan 5 unit magazine dan 11 buah handak.

Prediksi Kamtibmas Semester II Tahun 2026, Mencermati trend situasi Kamtibmas Semester I Tahun 2026 ini, beberapa potensi konflik yang diperkirakan masih akan terjadi di Semester II Tahun 2026 yakin aksi Kelompok Kriminal Bersenjata di beberapa wilayah Provinsi Papua. Dan Pengungkapan sejumlah jaringan pemasok senjata dan amunisi sepanjang 2026 menunjukkan bahwa rantai pasok logistik kelompok bersenjata masih aktif meskipun terus ditekan aparat. Upaya penyelundupan senjata kepada kelompok KKB akan berlanjut dengan Modus menggunakan jaringan sipil sebagai perantara.

Polda Papua atas dukungan segenap komponen masyarakat telah berupaya melakukan yang terbaik untuk menjalankan tugas pokoknya sesuai dengan amanah Undang-Undang. Tentunya masih terdapat berbagai kekurangan yang harus kami perbaiki pada capaian kinerja Polri di semester I tahun 2026. Selaku Kepala Kepolisian Daerah Papua dan segenap keluarga besar Polda Papua, Kami mengucapkan permohonan maaf terhadap berbagai kinerja, perilaku, perkataan maupun pelayanan Polri yang belum memenuhi harapan masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih atas upaya dan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel Polda Papua yang telah bekerja dengan semaksimal mungkin diharapkan ke depan terus tingkatkan semangat dan kinerjanya agar lebih baik lagi ke depan.

Sebelum mengakhiri Refleksi Semester I Tahun 2026 ini, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara, 80 Tahun Mengabdi “Polri Untuk Masyarakat”. Demikian yang dapat saya sampaikan, kiranya bermanfaat bagi kita semua.Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara ,” ujar Kapolda.(Rilis)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *