Kilaspapua, Sentani – Penumpukan sampah yang hampir ditemukan dipinggir Kota Sentani terlihat menganggu pemandangan Kota Sentani.
Pasalnya sudah 5 hari sampah belum juga diangkut petugas DLH Kabupaten Jayapura ke tempat pembuangan akhir,(TPA) yang berada di Waibron.
Dari pantuan media ini dilokasi, sepanjang ruas hawai hingga doyo baru ditemukan tumpukan sampah dalam cukup banyak bahkan nyaris menutupi selokan yang berada dipinggir jalan.
Penting supaya sampah ini segera diangkut mengingat dampak yang ditimbulkan tidak baik, selain menganggu keindahan Kota Sentani tetapi juga bisa menggangu kesehatan masyarakat disekitar.
Menurut salah satu warga, Ina mengeluh terhadap bau dari sampah yang berserakan dipinggir jalan.
“ Kalau saya jalan hampir setiap hari ada sampah di pinggir jalan. Biasanya sampah setiap pagi diangkut trek sampah DLH Kabupaten Jayapura, tetapi sudah 5 hari ini tidak ada trek sampah yang mengangkut. Karena apa, tidak tahu ? ,” jawabnya, Rabu (1/7/2026).
Kepala dinas lingkungan hidup,(DLH) Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen saat dikonfirmasi lewat telepon menjawab dengan balasan wa (Whatshapp).
Menurutnya, Penghentian pelayanan BBM Solar Bersubsidi di SPBU Pertamina Lasminingsih, Distrik Sentani sejak tanggal 26 Juni 2026 hinga sekarang (sudah berlangsung 5 hari) dengan alasan pemeriksaan/saksi administrasi berdampak terhadap 1. Armada truk sampah dan kendaraan operasional kebersihan tidak dapat mengisi BBM. 2. Pengangkutan sampah di wilayah Sentani kota dan sekitarnya terhambat hingga terhenti. 3. Timbunan sampah berpotensi menumpuk di TPS sementara, mengganggu sanitasi dan kenyamanan warga. 4. Rencana kerja pemeliharaan kebersihan kota akan dilakukan setelah SPBU Lasminingsih melakukan pelayanan BBM. 5. Ban Armada kebersihan sudah tidak layak untuk digunakan untuk pelayanan kebersihan, mengutamakan keselamatan sopir dan tenaga pengangkut ,” ucapnya.(Redaksi)



