Di Sentani, Seorang guru honorer ditemukan tak bernyawa dirumahnya

oleh -75 views
Polisi saat mengevakuasi mayat seorang guru ditemukan dirumahnya senin malam kemarin.(Foto. Humas Polres Jayapura)

Kilaspapua, Sentani- Seorang guru yang diketahui bernama, Jhonly Y. Yaung (55) ditemukan tak bernyawa didalam rumahnya Kompleks BTN Pemda Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Senin malam (19/4/2021). Bersangkutan tercatat sebagai guru honorer di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Sentani.

Penemuannya baru diketahui, setelah salah seorang saksi Jordan Yaku (21) mengecek langsung sekaligus melihat korban dalam keadaan tertidur/tergeletak bahkan mencium bau tidak sedap dari dalam rumahnya.

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkannya atas penemuan mayat seorang laki-laki yang bekerja sebagai guru.

“ Berdasarkan laporan yang anggota terima terkait penemuan mayat di BTN Pemda, sehingga langsung  dilakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS. Bhayangkara guna dilakukan otopsi,” katanya, Selasa (20/4/2021).

Lanjutnya, dari keterangan saksi, korban ditemukan pertama kali oleh salah seorang saksi Jordan Yaku (21), dimana saat itu saksi ini disuruh saksi lain, Ibu Marta Yaung yang juga merupakan saudaranya melalui sambungan telepon, untuk mengecek korban langsung ke rumahnya, dikarenakan korban tidak mengangkat telpon berulang kali dari saudaranya tersebut.

“Awalnya saksi Jordan Yaku melihat kondisi pagar rumah dalam keadaan terkunci sehingga saksi langsung melompati pagar dan masuk ke dalam lingkungan rumah dan melihat korban dalam posisi tertidur kemudian mencium bau tidak sedap,” ujarnya.

Soal penyebab kematiannya, Kapolres mengungkapkan belum diketahui apa yang menjadi penyebab kematian korban masih menunggu hasil otopsi dari pihak RS. Bhayangkara, namun berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa Almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung dan dalam keadaan sakit serta sering tinggal sendiri di dalam rumah, korban tinggal bersama istrinya namun karena kesibukan sebagai guru juga di sekolah SD Inpres yang ada di Distrik Depapre,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *