Kilaspapua, Sentani – Komisi pemilihan umum,(KPU) Kabupaten Jayapura mulai mendistribusikan logistik PSU pasca putusan MK pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Papua tahun 2024. Pendistribusian diawali dengan 2 distrik yakni, Yapsi dan Kaureh.
Distribusi logistik PSU tersebut ditandai dengan pelepasan oleh Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Efra Jerianto Tunya didampingi Plt sekda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri serta Wakapolres Jayapura, Kompol Erol Sudrajat di Gudang logistik KPU hawai Sentani, Sabtu (2/8/2025).
Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Efra Jerianto Tunya kepada wartawan mengatakan, sebelumnya pendistribusian logistik dijadwalkan 3 distrik yakni, Kaureh, Yapsi dan Airu namun untuk distrik Airu ditunda menjadi besok, hari Minggu red. Dikarenakan beberapa hal terkait schedule namun distribusi tetap akan dilakukan hingga ke kampung-kampung.
“ Jika tadi kita lepas bersamaan, tentunya tiba di Airu akan terkendala pendistribusian ke kampung-kampung tetapi untuk distrik Yapsi dan Kaureh sudah dilakukan pelepasan ,” katanya.
Efra menyebutkan, rinciannya TPS distrik Yapsi berjumlah 16 TPS sedangkan Kaureh berjumlah 22 TPS. Tentunya logistik lebih dulu ditampung di distrik setelah itu PPD baik Yapsi dan Kaureh melakukan distribusi logistik ke masing-masing kampung.

“ Harapannya logistik bisa sampai dengan kondisi baik begitu juga saat akan dikembalikan tetap sama dengan jumlah logistik saat dilepaskan dari gudang KPU ,” sebutnya.
Pasca pencoblosan, Efra mengungkapkan, logistik akan kembali ke masing-masing distrik untuk dilakukan pleno rekapitulasi perhitungan suara setelah itu dilanjutkan ke tingkat pleno KPU Kabupaten Jayapura perhitungan suara ,” ungkapnya.
Pengamanan TPS
Wakapolres Jayapura, Kompol Erol Sudrajat menyebutkan jumlah personil yang diturunkan yang bertugas sebagai pengamanan PSU berjumlah 370 personil. Pengamanan yang dimaksud langsung di TPS sedangkan personil cadangan yang disiapkan berjumlah 65 personil brimob atau BKO ditambah 100 personil cadangan patroli dalam rangka pengamanan kegiatan KRYD,( Kegiatan rutin yang ditingkatkan).
“ Pengamanan TPS tergantung situasi, kalau aman dijaga 1 personil ditambah 2 linmas sedangkan TPS rawan dijaga 2 personil ditambah 2 linmas
Selain itu, dipetakan juga daerah rawan yang biasanya daerah cukup jauh seperti, Airu dan Ravenirara.
“ Bukan daerah Airu saja tetapi daerah Ravenirara juga dan itu menyangkut perjalanan pendistribusian logistik PSU ke daerah tersebut ,” ujarnya.(Redaksi)




