Meskipun Raih WTP Ke- 12 Kalinya, Bupati Yunus Wonda Sebut Rakyat Lebih Butuh Perubahan

oleh -62 views
Kepala BPK Perwakilan Papua saat menyerahkan LHP LKPD tahun anggaran 2025 kepada Bupati Jayapura, Yunus Wonda diaula BPK Perwakilan Papua, Jumat lalu. (Foto. Diskominfo Kab. Jayapura)

Kilaspapua, Sentani – Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke – 12 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Papua atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Hal itu diketahui dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan langsung Kepala BPK Perwakilan Papua, Bhuono Agung Nugroho, S.E., M.Si., Ak., CA, ACPA, CertDA, kepada Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., di Aula Kantor BPK Perwakilan Papua beberapa waktu lalu. Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura tercatat telah meraih opini WTP sebanyak 12 kali sejak tahun 2014 hingga 2026.

Bupati Yunus Wonda kepada wartawan mengatakan, penghargaan tersebut patut disyukuri. Namun, menurutnya, opini WTP bukanlah tujuan akhir dari penyelenggaraan pemerintahan.

“WTP yang kita terima ini adalah sudah yang ke-12 kali, tetapi hari ini rakyat membutuhkan perubahan. Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat,” katanya usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Senin (1/6/2026).

Bupati Yunus mengungkapkan, seluruh proses pemerintahan, mulai dari perencanaan program, penganggaran hingga pelaksanaan kegiatan, harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemerintahan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, sesuai aturan, baik dalam perencanaan, penganggaran maupun pelaksanaannya. Dengan begitu kita dapat mewujudkan kemajuan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Menurut Bupati Yunus Wonda, opini WTP juga menjadi pengingat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memahami dan menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan akuntabel.

Keberhasilan memperoleh WTP tidak boleh hanya menjadi pencapaian administratif atau kebanggaan seremonial semata.

“Jangan sampai WTP hanya menjadi kebanggaan seremonial. Yang terpenting adalah bagaimana budaya pemerintahan yang bersih dan taat aturan benar-benar tertanam dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Maka itu, Bupati mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak cepat berpuas diri dengan penghargaan yang telah diraih karena indikator keberhasilan pemerintah sesungguhnya adalah ketika masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan, pelayanan publik yang semakin baik, serta keadilan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita tidak boleh puas dengan WTP yang kita dapat. Itu bukan tujuan akhir pemerintah. Tujuan akhirnya adalah masyarakat merasakan perubahan, kemajuan, kesejahteraan, pelayanan yang baik, dan keadilan dari pemerintah,” ajaknya.

Bupati menambahkan,  capaian tersebut juga menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk terus bekerja secara profesional dengan mengedepankan regulasi dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (Diskominfo)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *