Pemerintah Papua Bentuk Satgas Pencegahan Virus Corona

oleh -192 views
Suasana rapat koordinasi siaga darurat Covid -19 di Kantor Gubernur Papua.( Foto.muslih)

Kilaspapua, Jayapura –  Pemerintah Provinsi Papua akan membentuk satuan tugas (Satgas) Pencegahan Virus Corona atau Covid-19. Hal itu dilakukan guna mencegah masuknya, virus mematikan tersebut di Papua, mengingat dua warga Indonesia terinfeksi virus tersebut.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal dalam rapat itu mengatakan, pembentukan Satgas Pencegahan Covid-19 bertujuan untuk mencegah masuknya virus corona ke tanah Papua. Satgas ini bertugas mencegah masuknya Covid-19 di setiap titik kabupaten dan kota di tanah Papua, baik bandara dan pelabuhan laut.

“Pembentukan Satgas Pencegahan ini baru ada di Papua, provinsi lain tidak ada. Ini penting untuk pencegahan karena Papua akan menggelar PON XX tahun ini,” ujar Klemen Tinal  dalam rapat koordinasi siaga darurat corona virus disease (covid-19) di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Kamis (5/3/2020).

Selain berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini (PNG), Papua juga memiliki dua pintu masuk utama bagi warga yang masuk dan ke luar Papua.  “ Kita berkomitmen untuk memastikan bahwa kita di Papua harus bersama-sama mencegah Covid-19,” kata Klemen.

Sebagai bentuk pencegahan, lanjut Klemen, pihaknya menginstruksikan kepada pihak pengelola hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Papua agar menyiapkan Thermal Infrared atau alat pendeteksi suhu tubuh tanpa sentuhan pada pintu masuk.

“Langkah konkritnya, kita instruksikan taruh peralatan di tempat-tempat yang strategis. Kami minta hotel-hotel dan mall semua pasang alat itu. Jika tidak, maka akan kami tutup sementara,” tegas Klemen.

Pemerintah Papua meminta masyarakat mengurangi kegiatan tak begitu penting yang bersifat massal. Terlebih, tak mudah percaya atas informasi yang belum tentu benar terkait suspect Covid-19. “Satgas buat intervensi, semua orang harus tunduk pada Pemerintah karena ini masalah emergency,” ujarnya

Dia pun mengimbau seluruh masyarakat Papua agar tak perlu panik hingga membeli masker secara berlebihan. Bahkan Pemerintah mengingatkan masyarakat tidak menimbun masker dalam kondisi saat ini,”tutupnya. (muslih)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *