Wabup Jayapura Canangkan Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Dilakukan Lewat Door to Door

oleh -237 views
Wabup Jayapura berphoto bersama dengan Kepala BPS usai menandatangani komitmen dukungan pencanangan pendataan sensus ekonomi 2026 di Kabupaten Jayapura.

Kilaspapua, Sentani – Wakil bupati,(Wabup) Jayapura, Haris Richard Yocku resmi mencanangkan pendataan sensus ekonomi 2026 (SE 2026). Pencanangan tersebut terjadi saat Wabup Jayapura menutup kegiatan pelatihan petugas sensus ekonomi 2026 BPS Kabupaten Jayapura disalah satu hotel di Kota Sentani, Kamis (11/6/2026).

Mengusung tema, “ Menuju satu data ekonomi Kabupaten Jayapura akurat, akuntabel dan berkelanjutan “,.

Adapun isi komitmennya yakni, mendukung kelancaran pelaksanaan SE 2026 diseluruh wilayah Kabupaten Jayapura, mendorong partisipasi aktif pelaku usaha dan masyarakat dalam memberikan data yang benar dan jujur , menjamin kerahasian data sesuai peraturan perundangan-undangan, mengoptimalkan hasil SE 2026 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, berkolaborasi bersama dengan berbagai pihak untuk menyukseskan sensus ekonomi 2026.

Wakil bupati Jayapura kepada wartawan mengatakan, penutupan pelatihan ini menandakan BPS Kabupaten Jayapura mulai melakukan pencatatan sensus ekonomi.

“ Pencatatan sensus ekonomi ini biasanya dilakukan setiap 10 tahun sekali. Dimana, tahun 2016 sudah dilakukan kini berlanjut di tahun 2026. Setelah ini, mereka turun ke lapangan untuk mendata usaha UMKM ditengah-tengah masyarakat ,”katanya.

Wabup mengungkapkan, Kabupaten Jayapura memiliki 139 kampung, 5 kelurahan dan 19 distrik. Ini bukan hal yang mudah sehingga kepada petugas sensus ekonomi yang dibekali pelatihan -pelatihan lewat bimbingan teknis diyakini mampu melaksanakan pekerjaan pendataan tersebut dengan baik.

“ Tentunya, mereka akan menghadapi tantangan dilapangan harapannya mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Pesan Wabup, petugas sensus ekonomi 2026 untuk selalu menjaga kesehatan, integritas serta memiliki rasa tanggungjawab untuk Kabupaten Jayapura sehingga menghasilkan data yang valid guna mengetahui potensi apa yang baik terhadap ekonomi yang dikembangkan di Kabupaten Jayapura ,”pesannya.

Pemkab Jayapura Mendukung

Wabup Haris menyebutkan, siap mendukung kelancaran pendataan sensus ekonomi 2026.

“ BPS Kabupaten Jayapura diminta membuat surat terkait pendataan sensus ekonomi 2026 yang ditujukan kepada Wakil bupati Jayapura guna diteruskan kepada seluruh kepala distrik dan kepala kampung sehingga memudahkan dilakukan pendataan petugas sensus ekonomi ,”sebutnya.

Sementara, Kepala badan pusat statistik ,(BPS) Kabupaten Jayapura, Geressida Sihombing, SE., M.Si mengatakan, sesuai jadwal pendataan mulai dilakukan dari tanggal 14 Juni hingga 31 Agustus 2026. Untuk pendataan yang dilakukan bermacam -macam yakni, UMB , UMKM dan Door to Door.

Selain itu, BPS juga ada menyebut Mibar atau mengisi bareng dengan dikategorikan perusahaan besar atau intansi-intansi memiliki laporan keuangan seperti, puskesmas.

Disamping itu, ada juga mengisi mendampingi. Dimana, dilakukan bulan Mei hingga Agustus namun jika tidak bisa maka menggunakan pendataan lewat door to door dengan masyarakat.

“ Jadi, pelatihan ini ditujukan kepada 140 petugas pendataan atau PCL,(Petugas pencatat lapangan) yang langsung ke lapangan bersama  25 PNL bertugas mengawasi PCL sehingga membawahi 3- 4 orang PCL ,” ucapnya.

Soal tantangan pendataan, Ia menjelaskan, Petugas lebih aktif menanyakan tentang pelaku ekonomi yang tidak kelihatan yang sebagian besar adalah UMKM.

“ Kami mengirimkan email berisi pertanyaan-pertanyaan kemudian diisi oleh mereka kepada kami mulai bulan Mei hingga Juni dan bila  belum maka dilakukan door to door. Tujuannya, memperkuat pertumbuhan ekonomi  ,”jelasnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *