Di Mappi, Kantor Bupati, BKD Dan DPRD Dirusak Massa Akibat Tak Puas Hasil CPNS, Kabidhumas : Situasi Sudah Aman Dan Kondusif

oleh -936 views
oleh
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH.( Foto.Humas Polda Papua)

Kilaspapua, Jayapura- Akibat tidak terima terhadap hasil pengumuman CPNS formasi tahun 2018, Ratusan massa melakukan pengrusakan terhadap Kantor Bupati, BKD dan DPRD Mappi ketika unjuk rasa dilakukan, Selasa (4/8/2020). Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Dari data berhasil dihimpun, hari selasa tanggal 4 Agustus 2020 sekitar pukul 06.30 Wit, sekitar 700 massa mendatangi kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman CPNS formasi 2018, namun karena merasa tidak puas dengan hasil, massa melakukan pengerusakan terhadap kantor BKD, DPRD kemudian massa melakukan aksi long march menuju kantor Bupati dan melakukan pengerusakan.

Pukul 10.00 Wit Massa ditemui oleh Bupati Mappi dan Ketua DPRD guna memberikan penjelasan tentang hasil pengumuman CPNS Formasi 2018. Adapun tuntutan massa yakni, Hasil pengumuman kelulusan dibatalkan dan Masa minta formasi kelulusan CPNS semua anak asli Mappi.

Pukul 11.00 Wit setelah mendapatkan pengarahan dari Bupati dan ketua DPR Massa membubarkan diri.

Pukul 14.20 Wit Bupati Kabupaten Mappim, Kapolres Mappi dan beberapah tokoh agama, Melaksanakan pertemuan agar semua pihak untuk menjelaskan formasih CPNS di Kabupaten Mappi agar tidak terjadi lagi aksi yang terjadi pada hari ini.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, pasca kejadian pelemparan perkantoran situasi di Kabupaten Mappi khususnya di Kota Keppi saat ini telah aman dan kondusif. Personil masih terus melakukan pengamanan dengan melakukan patroli di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya aksi yang sama.

“ Mari kita sebagai warga yang baik bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Mappi aman dan Kondusif, jika ada perbedaan pandangan dan pendapat duduk bersama, jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dibuat oleh kelompok atau menginginkan Mappi tidak kondusif atau adanya orang-orang yang tidak bertanggung jawab,”ujarnya.

Lanjutnya, kita serahkan sepenuhnya permasalahan tersebut ke Pemerintah daerah agar apa yang menjadi aspirasi oleh massa dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya aksi seperti yang terjadi hari ini,” ucapnya.

Kabidhuma menambahkan, adanya informasinya yang sempat beredar bahwa massa melakukan penganiyaan terhadap Bupati Mappi dan Pembakaran Kantor Bupati itu tidak benar, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka baik dari pihak aparat pemerintah, Polri ataupun massa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *