Kilaspapua, Jayapura – Pengurus Besar,(PB) Paguyuban Pasundan resmi melantik pengurus wilayah, 5 pengurus cabang Provinsi dan 18 pengurus anak cabang Kab/Kota dan 1 ranting masa bakti 2025 – 2030 se-Tanah Papua.
Pelantikan dilakukan oleh, ketua bidang organisasi/dekan FISIP Unpas, Dr. Kunkunrat, M.Si disaksikan sekretaris dewan pangaping, Mayjen TNI (Purn) Deny K Irawan dan Sekretaris bidang organisasi / kepala SMK Pasundan 3 Cimahi, Subaryo, S.Pd., M.Pd di di Aula Padepokan PSHT, Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (25/4/2026).
Pelantikan ini pertama kali terjadi di Indonesia, sekaligus menjadi langkah strategis memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah berbasis kebersamaan dan nilai budaya.
Sekretaris Dewan Pangaping PB Paguyuban Pasundan, Mayjen TNI (Purn) Denny K. Irawan, yang mewakili Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momen bersejarah bagi organisasi.
“Ini sejarah bagi PB Paguyuban Pasundan. Baru pertama kali di Indonesia dilakukan pelantikan langsung lima pengurus wilayah dan 18 pengurus cabang, dan itu dilaksanakan di Tanah Papua,” katanya.
Ia menambahkan, Paguyuban Pasundan merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa, tidak hanya terbatas di tanah Pasundan, tetapi juga untuk Indonesia secara luas.
Menurutnya, kehadiran Paguyuban Pasundan di Papua harus membawa semangat kolaborasi, bukan sekadar menjadi “tamu”, melainkan bagian dari masyarakat yang ikut membangun daerah.
“Kita jangan sampai hanya menjadi tamu. Kita harus bersama-sama membangun Papua,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai-nilai budaya Sunda yang dibawa oleh warga Paguyuban Pasundan bukan untuk menggeser budaya lokal, melainkan memperkaya dan hidup berdampingan secara harmonis.
“Orang Sunda tidak punya musuh. Kita mendekatkan diri dengan hati, supaya tidak ada permusuhan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar budaya Paguyuban Pasundan yaitu Nyunda, Nyantri, Nyantika, Nyakola serta menjunjung tinggi budi pekerti dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, warga Paguyuban Pasundan diharapkan benar-benar menjadi bagian dari masyarakat Papua, serta turut berkontribusi dalam pembangunan melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.
Sementara, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam sambutannya yang di bacakan Asisten III Setda Papua Tengah, Viktor Fun mengatakan, Paguyuban Pasundan memiliki peran strategis sebagai jembatan persaudaraan, penguat harmoni sosial, serta mitra pemerintah dalam pembangunan.
Dengan pelantikan ini, seluruh pengurus yang baru diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Papua yang damai, maju, dan sejahtera.
Ketua Paguyuban Pasundan 1913 wilayah Papua, Entis Sutisna menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat Paguyuban Pasundan yang telah berusia lebih dari satu abad terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi etno-modern yang mampu beradaptasi di berbagai daerah, termasuk di Tanah Papua.
” Kami berharap, seluruh warga Pasundan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat multi-etnis di Papua dalam membangun daerah yang harmonis dan berdaya saing,” katanya
Acara pelantikan ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.(Rilis)




