Tidak mencapai kesepakatan, PHK sepihak 8 karyawan hotel Elohim dilimpahkan ke Disnaker Provinsi Papua

oleh -365 views
Suasana mediasi PHK sepihak 8 karyawan hotel Elohim yang tidak mencapai kesepakatan di Kantor Disnakertrans Kabupaten Jayapura.(Foto. Ist)

Kilaspapua, Sentani- Pemutusan hubungan kerja,(PHK) terhadap 8 karyawan hotel Elohim akhirnya dimpahkan kepada Dinas Tenaga Kerja,(Disnaker) Provinsi Papua. Hal itu terjadi karena tidak menemukan kesepakatan dari pertemuan mediasi 8 (delapan) karyawan Hotel Elohim Sentani, Yaitu Renianti, Anisa Nasarudin, Vallentino Sahallessy, Rudolf Donisius Sohilait, Firmansyah dan Elseus Ririhena dengan Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura yang dipimpin oleh, Kabid Hubungan Indutrial, Ayub, Kamis (2/6/2022) di  Kantor Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura.

Dalam release yang disampaikan LBH Papua Justice & Peace kepada Redaksi KILASPAPUA.COM bahwa, Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari mediasi yang diajukan pihak LBH Papua Justice & Peace selaku kuasa hukum 8 karyawan tersebut yang dipimpin oleh Yuliyanto, S.H.,M.H., kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,(Disnakertrans) Kabupaten Jayapura karena proses Bipartit yang dilakukan sebelumnya telah gagal

“ Sebelumnya Pihak LBH Papua Justice & Peace yang di Pimpin oleh Yuliyanto, S.H.,M.H., telah mengundang pihak Hotel Elohim untuk melakukan proses Bipartit untuk membicarakan terkait PHK sepihak yang telah dilakukan Hotel Elohim terhadap 8 karyawannya, namun setelah 3 (tiga) kali diundang pihak Hotel Elohim tidak datang.

Maka sesuai Dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Yang berlaku proses selanjutnya adalah Mediasi yang dilakukan oleh Mediator Dinas Tenaga Kerja dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura.

Kabid Hubungan Industrial di Disnakertrans Kabupaten Jayapura, Ayub, menjelaskan bahwa, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jayapura hanya memfasilitasi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan, mengingat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura belum mempunyai Mediator.

“Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura tetap memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak pada hari ini walaupun tidak ada Mediator, hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab terhadap permasalahan Hubungan Insdutrial yang terjadi di wilayah kerjanya ,” katanya yang dikutip dalam release yang diterima.

Pertemuan berlangsung alot dan tidak mencapai kesepakatan karena pihak LBH Papua Justice & Peace selaku kuasa hukum para pekerja tetap memperjuangkan nasib para karyawan tersebut untuk mendapatkan hak-hak mereka masing-masing selama bekerja di hotel Elohim sementara pihak hotel Elohim tidak dapat memenuhi tuntutan yang diinginkan para karyawan tersebut. Oleh sebab itu pertemuan hari ini dinyatakan gagal dan tidak mencapai kesepakatan antara pihak 8 Karyawan dan pihak Hotel Elohim.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *