Gelar Capacity Building 2 Hari, BI Perkuat Sinergi Dengan Pers di Papua

oleh -55 views
Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Capacity Building selama 2 hari di Hotel Sunni Sentani.(Foto. Istimewa)

Kilaspapua, Sentani – Bank Indonesia perwakilan Provinsi Papua kembali menggelar kegiatan Capacity building wartawan yang diikuti puluhan wartawan se- Jayapura di hotel Sunni Sentani selama 2 hari dari hari jumat tanggal 3 Juli hingga 4 Juli 2026.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono dalam sambutannya mengatakan, kiranya kita dapat bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan Capacity Building Wartawan Ekonomi Provinsi Papua di tengah dinamika perekonomian global maupun domestic yang semakin kompleks, kebutuhan masyarakat akan informasi ekonomi yang akurat, kredibel, dan mudah dipahami semakin tinggi.

Menurutnya, dalam konteks tersebut, pers memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan kebijakan publik dengan pemahaman masyarakat.

“ Pemberitaan yang berimbang dan berbasis data akan membantu membangun optimisme, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus mendorong pengambilan keputusan ekonomi yang lebih baik oleh masyarakat ,”ucapnya, Jumat (3/7/2026).

Ditanah Papua, sambungnya, peran pers memiliki makna yang sangat strategis. Dengan karakteristik wilayah yang luas, keberagaman budaya, serta tantangan pembangunan yang khas, media menjadi salah satu penghubung utama dalam menghadirkan informasi yang objektif dan konstruktif kepada masyarakat.

Pers turut berkontribusi mengangkat berbagai potensi daerah, mulai dari investasi, pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, hingga inovasi pembangunan yang lahir dari berbagai daerah di Papua.

Oleh karena itu, kegiatan Capacity Building ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dengan insan pers di Provinsi Papua.

Melalui forum ini, kami berharap tercipta ruang diskusi yang terbuka, saling bertukar perspektif, serta memperkaya pemahaman mengenai isu-isu ekonomi, kebijakan moneter, sistem pembayaran, stabilitas sistem keuangan, pengendalian inflasi, serta berbagai perkembangan ekonomi regional yang relevan dengan Papua.

“ Kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia dan insan pers akan menghasilkan ekosistem informasi yang semakin berkualitas. Dengan kapasitas jurnalistik yang terus berkembang dan didukung pemahaman ekonomi yang semakin baik, pemberitaan yang dihasilkan tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan nilai edukasi, memperkuat literasi ekonomi masyarakat, serta mendukung terciptanya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Tanah Papua ,” ujarnya.(Rilis)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *