Kapolres Waropen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Cartenz 2022

oleh -133 views
Penyematan pita oleh Kapolres Waropen kepada Perwakilan Personil pada apel gelar pasukan Operasi Zebra Tahun 2022. (Foto. Humas Polres Waropen)

Kilaspapua, Waropen – Kepala Kepolisian Resor Waropen AKBP. Naharudddin, S.Sos., pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Zebra Cartenz 2022 Polres Waropen di Lapangan Apel Mapolres Waropen, Senin (03/10/2022).

Kegiatan Apel Gelar Pasukan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Waropen Kompol. Yohanes BK., PJU dan Personel Polres Waropen serta Kendaraan Dinas Polres Waropen, baik R2, R4 dan R4.

Kapolres Waropen AKBP. Naharudddin, S.Sos., saat membacakan amanat Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menyampaikan bahwa Operasi Zebra Cartenz 2022 ini dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 03 s/d 16 Oktober 2022.

“Untuk tema Operasi Zebra Cartenz 2022 ini adalah “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Yang Presisi.”

“Pada pelaksanaan Operasi, semua personel yang terlibat agar mengedepankan giat Preemtif dan Preventif dan didukung pola Gakkum lantas secara elektronik dengan menggunakan ETLE Statis dan Mobile, teguran serta tidak diperkenankan melaksanakan gakkum lantas secara stationer”ujar Kapolres Waropen saat membacakan amanat Kapolda Papua.

Sementara itu, seusai kegiatan Apel Gelar Pasukan tersebut, Kapolres Waropen AKBP. Naharudddin, S.Sos., juga menambahkan bahwa agar Personel Polres Waropen yang melaksanakan Operasi Zebra Cartenz 2022 untuk selalu melakukan teguran simpatik kepada para pengendara ranmor di Kab. Waropen, terutama pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm SNI, pengendara dibawah umur, pengendara dalam pengaruh alkohol serta pengendara yang melebihi batas kecepatan seperti yang tercantum dalam 7 prioritas pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Zebra Cartenz 2022.

“Kami juga menekankan untuk dalam setiap pelaksanaan tugas Operasi untuk selalu berdoa kepada Tuhan YME, menjaga kesehatan dan mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui teguran simpatik,” tandasnya. (Rich)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *