Ini Pesan Bupati Tonny Tesar di Peletakan Batu Bakal Klasis Yapen Tengah dan Samiri

oleh -618 views
Bupati Yapen Tonny Tesar Bersama Sekertaris BPAM Sinode GKI Ditanah Papua saat meletakan batu penjuru pembangunan Bakal Klasis Yapen Tengah dan Samiri.(Foto. Andre)

Kilaspapua,Yapen- Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar S.Sos menghadiri ibadah Minggu Pagi yang dilanjutkan dengan pelantikan tim 21 bakal Klasis GKI Samiri, serta peletakan batu pertama bakal Klasis Samiri di Gedung Gereja Jemaat GKI Simon Petrus Menawi, Minggu (8/3/2020). Kegiatan ini di hadiri langsung oleh BP.AM Sinode GKI Di Tanah Papua yang diwakili oleh Sekertaris Sinode GKI diTanah Papua , Pdt. D.J. Kaigere, S.Si Teol, ketua STFT GKI Pdt. Sientje   Latuputty. kegiatan ini diawali oleh ibadah yang dipimpin oleh Kepala bidang litbang sinode GKI di Tanah Papua pdt.Paul Papare, S.Th serta dihadiri oleh ratusan jemaat dan umat Tuhan di Sekitar dataran samiri.

Pada pelantikan anggota Panitia bakal klasis GKI Yapen Tengah Samiri diamanatkan kepada panitia untuk tugas dan tanggung jawab terkait seluruh persiapan dari kegiatan dimaksud yang berkordinasi dengan BPAM Sinode GKI Di Tanah Papua serta Litbang Sinode GKI. panitia yang dilantikan ini oleh anggota BPAM Sinode Wilayah  IV , Pdt. Kakiai, S.Th.

Sekertaris Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. D.J Kaigere dalam sambutannya menjelaskan bahwa, bakal klasis adalah satu wadah yang dipersiapkan yang diartikan bahwa ketika kita menyaksikan panitia pelantikan maka apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab, yaitu harus ada persiapan fisik dan non  fisik, yang menyangkut data statistik jemaat atau warga di Wilayah ini.

“ Dengan demikian hal pertama yang menjadi catatan Klasis Yapsel adalah menggelar rapat kerja Sinode ke-IV di Klasis Ayamaru pada tanggal  9-12 Maret 2020. Panitia, setidaknya harus melaporkan persiapan tersebut guna menyukseskan kegiatan tersebut,” katanya.

Lanjutnya, panitia Yang hari ini dilantik adalah panitia yang mempersiapkan tahapan pembentukan bakal Klasis Yapen Tengah dan Samiri ketika rapat kerja di Ayamaru ,harus melaporkan persiapan yang diterima maka kita akan mengetuk Palu bagi bakal klasis ini di waropen.

“Saya juga diberi tahu bahwa sesudah ibadah nanti ada peletakan batu pertama bagi pendirian gedung kantor bakal klasis , dan saya pikir itu sesuatu yang memang sudah harus dimulai seperti itu, kalau tidak ada tanda ini akan  dipertanyakan nanti di ayamaru. jadi  minimal sudah ada peletakan batu kan selanjutnya tanggung jawab itu akan dilakukan secara bertahap lagi,” ungkap nya.

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar S.Sos dalam sambutan nya mengatakan, Pemerintah Daerah berterima kasih karena setiap acara keagamaan dan gereja, pemerintah di undang untuk hadir sekaligus memberikan sambutan.

“ Selaku kepala daerah ia merasa senang karena agama tumbuh begitu luar biasa, dan khususnya di bidang keagamaan di Kepulauan Yapen, akan terus di dorong agar setiap orang dapat beribadah dengan baik lagi.

“kami berharap agar pembangunan keagamaan ini seiring dengan semangat memberikan pelayanan lebih baik ke masyarakat agar tumbuh menjadi orang orang beriman dan takut akan Tuhan dalam kehidupan nya. saya juga  berharap gereja bisa berdiri bersama pemerintah daerah untuk melindungi warga kita dari semua penyakit sosial. Selain itu, dengan membangun rumah Tuhan,  kita memiliki harapan agar penyakit sosial ini bisa berkurang. hari ini adalah tonggak sejarah bakal klasis ini , dan yang menjadi tantangan kita bersama. saya berharap agar tidak ada lagi yang jual bobo di pinggir jalan, karena ketika kita dapat hasil dari kesusahan orang lain, maka tidak ada berkat bagi kita masih banyak yang tuhan sediakan di alam yang bisa menjadi berkat bagi kita. “ungkap bupati Tonny Tesar.

Sekretaris BPAM Sinode GKI di Tanah Papua mengatakan,  harapan nya apabila ada halangan sidang sinode GKI di Waropen , maka Kabupaten Kepulauan Yapen siap berdiri untuk menjadi pilihan cadangan dalam pelaksanaan Sidang Sinode GKI tahun 2022 nanti.

“ Berharap agar kedepannya, Sinode GKI dapat mempertimbangkan Kepulauan Yapen bisa menjadi tuan rumah cadangan pelaksanaan sidang sinode nantinya, jika Waropen tidak siap, “katanya.

Usai menyampaikan sambutan, Sekertaris BPAM Sinode GKI bersama Bupati Kepulauan Yapen meletakan batu pertama penjuru untuk pembangunan Bakal Klasis Yapen Tengah Samiri, serta meninjau gedung bangunan yang akan dipakai sebagai kantor sementara Bakal Klasis. ketika meninjau, bupati Tonny pun langsung menyerahkan bantuan Kepada ketua panitia persiapan bakal klasis. Bantuan uang tunai senilai Rp.10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) ini guna melengkapi ruangan gedung sementara yang akan fungsikan sebagai kantor bakal klasis yapen tengah dan samiri. (Andre)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *