STKIP Papua Resmi Beroperasi, Kepala LLDikti wilayah XIV di Tanah Papua :  SK Mendiktisainstek

oleh -137 views
Kepala LLDikti wilayah XIV Provinsi Papua saat menyerahkan SK Mendiktisainstek kepada ketua Yayasan kasih Iman Samuel Papua yakni, STKIP terkait izin pendirian STKIP.

Kilaspapua, Sentani – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan,(STKIP) Papua dibawah naungan Yayasan kasih Iman Samuel Papua resmi beroperasi. Hal itu diketahui, setelah Kepala LLDikti wilayah XIV di Tanah Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu,S.Pd., M.Ed., TEFL ., M.Phil (Oxon) menyerahkan surat keputusan Menteri Pendidikan tinggi sains dan teknolog,(Mendiktisainstek) No. 564/B/0/2026 tentang izin pendirian STKIP dengan program studi Pendidikan guru sekolah dasar program sarjana di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua kepada ketua Yayasan kasih Iman Samuel Papua, Edison Awoitauw, ST.,  S.H.,M.H disalah satu hotel di Kota Sentani, Senin (8/6/2026).

Kepala LLDikti wilayah XIV di Tanah Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu,S.Pd., M.Ed., TEFL ., M.Phil (Oxon) kepada wartawan mengatakan, penyerahan izin pendirian menandakan STKIP Papua juga dilaunching di Kabupaten Jayapura. Kehadiran STKIP Papua ikut menambah jumlah perguruan tinggi di Kabupaten Jayapura mengikuti perguruan swasta Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura.

“ Kehadiran STKIP Papua merupakan perguruan tinggi swasta ke- 77 se- Tanah Papua. Jika di Jayapura termasuk perguruan tinggi swasta ke- XIX ,” katanya.

Kepala LLDikti wilayah XIV Provinsi Papua bersama ketua Yayasan kasih Iman Samuel Papua saat menandatangani berita acara launching STKIP Papua disaksikan sejumlah pihak.

Suriel mengungkapkan, justru kehadiran STKIP Papua akan memberikan kesempatan yang luas bagi anak -anak terutama yang tidak tertampung di perguruan – perguruan tinggi yang ada tentu bisa mendaftar di Perguruan tinggi ini ,” ungkapnya.

Disamping itu, Ia menilai STKIP Papua hadir di Kabupaten Jayapura merupakan bagian dari menjaga pertahanan budaya sebab persoalan sekarang ini bagaimana membawa budaya adat istiadat terkait  hal-hal kontestual masuk ke Pendidikan formal. Oleh sebab itu, jika guru di didik di STKIP Papua maka akan dikembangkan lewat kontes lokal kita dalam arti kearifan lokal contoh, mereka di didik dengan materi belajar yang lebih sesuai dengan kondisi setempat dan itu akan membuat anak didik kedepan terpeliharanya budaya.

“ Disisi lain, STKIP Papua hadir penting juga bagi daerah sebab jika kita kirim anak-anak ke luar daerah tentu akan mengeluarkan uang banyak, dan bagi daerah tujuan pendidikan akan menambah PAD sebab selama mengikuti pendidikan akan membayar kebutuhan termasuk beasiswa yang diberikan dari pemerintah  ,” ujarnya.

Maka itu, LLDikti Papua menyambut baik dan penyerahan SK menandakan STKIP Papua resmi beroperasi dan sudah bisa menerima mahasiswa sebab pemerintah menjamin akreditasi perguruan tinggi ini. STKIP Papua saat ini masih akreditasi minimal dan itu sudah terjamin selama 5 tahun dalam menyelenggarakan program studi pertama.

“  Yang perlu dilakukan kedepan, mengurus akreditas definitive supaya bisa memberikan jaminan hukum untuk menyelenggarakan perguruan tinggi dalam waktu lebih lama lagi ,” ucapnya.

Kepala LLDikti wilayah XIV Provinsi Papua bersama ketua Yayasan kasih serta sejumlah pihak photo bersama usai penyerahan SK izin pendirian STKIP. Papua.

Sementara, ketua Yayasan kasih Iman Samuel Papua, Edison Awoitauw, ST.,  S.H.,M.H mengungkapkan, STKIP Papua hadir tak lain merupakan terobosan untuk meningkatkan SDM dibidang Pendidikan dalam arti penyedia tenaga pengajar atau guru dibeberapa Provinsi ditanah Papua. Penyerahan SK ini juga menandakan STKIP Papua sudah bisa melakukan penerimaan mahasiswa baru.

“ Lokasi kantor berada diwilayah doyo baru sedangkan tempat STKIP Papua yang akan dibangun berlokasi di Dosay, distrik Sentani Barat. Dan pembangunan dimulai 3 ruang baru ,” ungkapnya.

Untuk tenaga pengajar, Ia menjelaskan, sudah ada bahkan ada beberapa dosen yang menawarkan diri mengajar di STKIP Papua termasuk dosen-dosen dari perguruan diluar Papua.

“ Pelaksanaan proses belajar dimulai bulan September 2026 seiring bertambahnya program studi menuju peningkatan menjadi Universitas dan harapannya terjadi ditahun 2027 ,” jelasnya.

Sementara, staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Setda Pemprov Papua, Origenes Kambuaya mengatakan, Pemprov menyambut baik atas lauching STKIP Papua di Kabupaten Jayapura.

“ Pada dasarnya apa yang dilakukan saat ini merupakan satu langkah maju bagi Provinsi Papua dan itu sejalan dengan visi dan misi Pemprov Papua yakni, Tranformasi Papua,  sejahtera dan harmoni atau Papua Cerah ,” katanya.

Harapannya sekolah tinggi yang didirikan ini menjadi salah satu lembaga yang diharapkan kedepan mencetak mutu khususnya tenaga pendidik di Provinsi Papua ,” harapnya.(Redaksi)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *