Ketua Fraksi Hanura sebut roda Pemerintahan Kabupaten Mamberamo Raya Lumpuh Total

oleh -174 views
Ketua Fraks Hanura DPRD Kabupaten Mamberamo Raya, Bani Kujiro.(Foto. Tinus)

Kilaspapua, Jayapura- Roda pemerintahan Kabupaten Mamberamo Raya dikabarkan lumpuh total, hal itu terjadi dikarenakan seluruh OPD dan ASN berkantor di ibu kota provinsi Papua.

Ketua Fraks Hanura DPRD Kabupaten Mamberamo Raya, Bani Kujiro mengaku sangat kesal terhadap tindakan para pegawai ASN di masing-masing OPD  yang tidak pernah melaksanakan tugas di tempat tugasnya yaitu di Kabupaten Mamberamo Raya.

Kata Bani, sejak bulan Desember libur sampai bulan Juni 2021 ini para pimpinan OPD bersama jajaran tidak pernah bertugas di tempat, yang mana mereka lebih banyak bertugas di Jayapura.

“Ini sudah enam bulan ini pimpinan OPD bersama perang- kat tidak pernah berkantor di Brumeso Kabupaten Mambe- ramo Raya. Mereka kebanyakan berkantor di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura,” ucap Bani Kujiro di Sentani.

“Nasib masyarakat Mamberamo raya sangat disayangkan, karena tidak adanya sentuhan kasi dari pemerintah daerah, dalam hal ini pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya,” papar Bani Kujiro di Sentani.

Bani meminta kepada seluruh pimpinan OPD dan seluruh ASN di masing-masing OPD agar segera kembali ke Mamberamo Raya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di Kabupaten Memberamo Raya.

“Saya minta kepada seluruh OPD untuk kembali berkantor di Mamberamo Raya, dan tidak lagi berkantor lagi di Jayapura, tetapi kembali dan berkantor di Mamberamo Raya. Agar masyarakat Mamberamo bisa merasakan sentuhan kasi dari pihak pemerintah selaku wakil Allah,” ujarnya.

Saat ini tenaga medis dan guru juga mengeluh mengenai hak-hak mereka yang tidak terbayar, oleh karena itu dirinya meminta kepada Bupati, Sekda dan pimpinan OPD untuk segera menyelesaikan hak-hak dari para tenaga medis dan guru honorer yang bertugas selama ini di kampung-kampung,”katanya.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *