Ditikam mantan suami, Seorang wanita tewas bersimbah darah  

oleh -125 views
iIustrasi pembunuhan.

Kilaspapua, Sentani- Satuan Reskrim Polres Jayapura saat ini masih melakukan pengejaran pelaku pembunuhan, N (38) terhadap kekasihnya SAY (37) yang meninggal dunia akibat ditikam dirumah jam gadang Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu pagi (15/5/2022).

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, identitas pelaku sudah diketahui dan saat ini tengah dikejar sebab akibat perbuatannya, korban meninggal dunia,” katanya, Senin 16/5/2022).

Untuk motif, Kapolres menerangkan, masih didalami namun sebelum kejadian itu korban dengan pelaku terlibat cekcok dirumahnya di wilayah Abe.

“ Korban sempat dipukul lalu pergi sehingga korban tidur ditempat kerjanya dirumah makan itu. Menjelang Minggu pagi pelaku nekat melakukan pembunuhan,” terangnya.

Kapolres mengatakan, dari keterangan beberapa saksi – saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku N (38) yang datang ke rumah makan langsung menanyakan keberadaan korban ke salah satu saksi, kemudian saksi yang saat itu sedang bekerja mengatakan bahwa korban sedang berada di dalam kamar. Selanjutnya pelaku langsung menuju ke kamar korban dan langsung menikamnya.

“Dua hari sebelumnya pelaku N (38) sempat datang ke rumah makan untuk meminta maaf terhadap korban. Kemudian pelaku mendatangi korban lagi di tempat kerja langsung menikam korban dan pelaku langsung melarikan diri.  “Saksi yang mendengar teriakan korban kemudian mendatangi kamar korban yang sudah bersimbah darah,”ujarnya.

Dari kejadian itu, Kapolres menyebutkan, dilokasi polisi menemukan barang bukti satu buah pisau dapur beserta sarungnya, 1 unit handphone yang saat ini telah diamankan, dan juga sampel darah milik korban,” sebutnya.

Kapolres menjelaskan, korban sempat dilarikan kerumah sakit Yowari namun nyawanya tak bisa tertolong.

“ Polisi hingga saat ini masih menunggu hasil visum untuk dapat memastikan penyebab kematian korban. Bahkan, koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak keluarga terkait jenasah korban. Makanya itu diminta agar pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutupnya. (Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *