Sembunyi dihutan sagu selama seminggu, Pelaku pembunuhan mantan isteri akhirnya ditangkap Polisi

oleh -81 views
Wakapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura saat menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan mantan isteri disela-sela press Conference di Mapolres Jayapura

Kilaspapua, Sentani- Kasus pembunuhan terhadap mantan isteri, SY yang terjadi tanggal 15 Mei 2022 di Mes Rumah makan Gadang Sentani berhasil diungkap oleh Jajaran Satuan Reskrim Polres Jayapura. Terungkap kasus itu, setelah pelaku, N berhasil ditangkap usai diburu selama seminggu.

Wakapolres Jayapura Kompol Deddy A. Puhiri, S.IK didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura, Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.Tk., S.IK, Kasubag Humas, Iptu Iwan dan Kabag Ops Polres Jayapura, Kompol Komang dalam press Conferencenya di Mapolres Jayapura mengatakan, Pelaku ditangkap oleh Tim Cycloop Polres Jayapura yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.Tk., S.IK pada hari Minggu sore (22/5/2022). Usai membunuh pelaku bersembunyi di Hutan sagu, Jalan Komba Sentani.

“ Sebelumnya ditangkap, Polisi sudah mengetahui keberadaan pelaku yang bersembunyi dihutan sagu, Jalan Komba Sentani, pelaku sempat keluar untuk menggadaikan handphonenya dan ditukar dengan bahan makanan, tim Cycloop yang dibantu masyarakat sekitar kemudian melakukan penyisiran dihutan sagu tepatnya di Jalan Komba dan berhasil menangkap pelaku sore kemarin,” ungkapnya, Senin (23/5/2022).

Wakapolres menjelaskan, pelaku diketahui menikah resmi pada tahun 2002 dan dikaruniai 3 orang anak yang berada di Kampung (Nusa Tenggara Barat), kemudian berpisah dan kembali nikah siri dengan korban sejak Desember tahun 2021 lalu, peristiwa ini terjadi karena korban menolak untuk rujuk kembali.

“ Pelaku N (38) kami jerat dengan pasal 340 pembunuhan berencana dikarenakan sehari sebelum penikaman pelaku sempat menginap di salah satu hotel di Sentani dan sempat terekam cctv membeli sebilah pisau dapur di salah satu toko atau pasar yang ada di Sentani,” jelasnya.

Saat ini pelaku, terang Wakapolres sudah diamankan di sel Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sehingga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku terancam hukuman 20 tahun hingga penjara penjara seumur hidup dan hukuman mati,” terangnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sebilah pisau dan pakaian milik korban yang masih berlumuran darah,” tutup Wakapolres.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *