Akibat Operator Lalai, Listrik Padam 24 Jam di Waropen

oleh -312 views

 

Kilaspapua, Waropen – selama 24 Jam Aliran listrik di wilayah Kabupaten Waropen mengalami pemadaman sejak hari Minggu sore 21 November hingga hari Senin Sore. Lamanya pemadaman tersebut berimbas hilangnya jaringan telepon selular selama beberapa jam.

Manager PT.PLN ULP Waropen Max Samuel Iguge mengatakan padamnya listrik PLN di Wilayah Waropen akibat semua mesin pembangkit yang ada di PLTD Batu saman mengalami mati Total, matinya mesin tersebut menurutnya karena baterai disemua mesin Diesel “jebol” disebabkan kelalaian fatal operator yang bertugas di pembangkit.

Disebutkan awal penyebabnya karena satu dari tiga mesin pembangkit mati akibat baterai soak, namun operator yang saat itu bertugas tidak langsung memutus salah satu penyulang aliran listrik dari PLTD. Padahal dengan sisa dua mesin yang masih tetap beroperasi tidak mampu mencukupi listrik ke semua penyulang alhasil mengakibatkan semua mesin mati tiba-tiba dan menyebabkan semua baterai jebol.

“Ketika satu mesin mati karena Aki soak jadi operator tidak secepatnya buang penyulang satu untuk mengamankan yang lain, bahkan dikasih tinggal sampai jam enam langsung mati semua, pas ketika dia mau start mesin sudah tidak bisa,” kata Max Samuel Iguge saat di temui di PLTD Batu Zaman, Senin (22/11/2021)

Lanjut Max menyampaikan, setelah mengetahui ketiga mesin tidak bisa beroperasi pihaknya langsung melakukan upaya mencari baterai yang masih berfungsi dengan memamfatkan baterai dari beberapa genset portable milik PLN, pengerjaannya dilakukan hingga pagi hari.

Baru setelah pukul Enam pagi salah satu mesin dapat beroperasi yang kemudian penyulangan diarahkan ke arah Waren lokasi perkantoran. setelah menjelang sore, operator di PLTD berhasil mengoperasikan satu lagi mesin pembangkit untuk penyulang wilayah SP dan Urfas, namun hingga berita ini di turunkan sisa satu mesin belum dapat beroperasi.

Di ketahui, jumlah baterai yang soak dari ke tiga mesin tersebut sebanyak 12 yang kasitasnya masing masing 200 Amper, pihak PLTD telah mengupayakan mendatangkan baterai secepatnya. (Rich)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *